Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Umat Buddha Curahjati, Grajagan Banyuwangi: Pagelaran Arak-arakan Dalam Rangka Hari Raya Waisak 2569 BE/2025

Fanzha Shefya Yuananda • Senin, 12 Mei 2025 | 12:05 WIB
Perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2025 di Curahjati sangat meriah.
Perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2025 di Curahjati sangat meriah.

RadarBanyuwangi.id – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Minggu (11/5), saat umat Buddha setempat menggelar perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2025.

Perayaan ini ditandai dengan arak-arakan keliling dusun serta kegiatan pelepasan satwa ke alam bebas sebagai simbol kasih sayang terhadap semua makhluk hidup.

Yang membuat perayaan tahun ini semakin meriah adalah kehadiran umat Hindu yang turut berpartisipasi dalam arak-arakan.

Mereka hadir dengan membawa kesenian tradisional baleganjur, yang menambah semarak suasana. Beberapa umat Hindu juga bergabung dalam barisan arak-arakan, berjalan bersama umat Buddha mengelilingi Dusun Curahjati.

Arak-arakan berlangsung damai dan penuh keceriaan. Warga dari berbagai usia tampak antusias menyambut dan mengikuti prosesi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Wajah-wajah ceria tampak menghiasi sepanjang rute arak-arakan yang membawa pesan perdamaian dan kebersamaan lintas agama.

Usai arak-arakan, acara dilanjutkan dengan pelepasan satwa berupa ikan ke sungai terdekat. Tradisi ini melambangkan pembebasan, harapan baru, dan cinta kasih terhadap semua makhluk ciptaan Tuhan.

Warga yang ikut menyaksikan pun turut merasakan makna mendalam dari kegiatan tersebut. Perayaan Waisak di Curahjati bukan hanya menjadi ritual keagamaan, tapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarumat beragama.

Kolaborasi antara umat Buddha dan Hindu menunjukkan bahwa toleransi dan keharmonisan dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, penjagaan keamanan juga sangat di dukung oleh Satgas Bhinneka Tunggal Ika yang terdiri dari seluruh perwakilan dari umat agama yang ada di Curahjati, Banser dan Pecalang juga mendukung untuk keamanan acara ini agar lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Waisak kali ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi persatuan, melainkan memperkaya keberagaman budaya dan spiritual di tanah Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Hari Raya Waisak 2025 #arak-arakan #grajagan #Meriah #curahjati #banyuwangi #buddha