RadarBanyuwangi.id - Cuaca ekstrem kembali melanda Banyuwangi. Sebuah bangunan aula yang berada di Warung Seblang, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, roboh setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan deras pada Rabu siang (19/3).
Aula tersebut, yang sebagian besar terbuat dari material kayu dan bambu, tak mampu bertahan menghadapi kuatnya terpaan angin. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa.
Namun, para karyawan warung tampak panik dan kebingungan melihat aula tempat mereka bekerja ambruk dalam hitungan detik.
Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Banyuwangi segera menerima laporan terkait kejadian tersebut.
Tim relawan bersama petugas langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Danang Hartanto, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana (Plt Kalaksa) BPBD Banyuwangi, mengungkapkan bahwa hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Tak hanya mengakibatkan aula Warung Seblang roboh, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Sebagai langkah cepat, tim BPBD segera melakukan evakuasi dan penanganan terhadap pohon tumbang guna menghindari risiko lebih lanjut.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materi akibat runtuhnya aula diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan yang tinggi dan angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi