RadarBanyuwangi.id - Operasi tertib lalu lintas (lalin) kembali digelar oleh Unit Lantas Polsek Genteng, Rabu (12/6). Puluhan pengendara motor terazia dalam operasi yang digelar di Jalan KH Wahid Hasyim, depan Mapolsek Genteng di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Dalam operasi ini, polisi kembali menertibkan pemotor yang tidak mengenakan helm. Selain itu, juga memeriksa kelengkapan surat kemndaraan.
“Ini operasi lanjutan, sasaran kelengkapan dalam berkendara, ternyata masih banyak yang tidak pakai helm,” cetus Kanit Lantas Polsek Genteng, Iptu Suharto.
Dalam razia yang digelar selama satu jam ini, jelas dia, berhasil mengamankan 30 pengendara motor yang sebagian besar tidak mengenakan helm. Ini membuktikan tingkat kedisiplinan pengendara dalam berlalu lintas masih rendah.
“Hanya dalam satu jam, ada 30 pengendara roda dua yang terjaring razia,” katanya.
Selama operasi ini, masih kata Suharto, para pemotor itu hanya diberi pembinaan. Mereka tidak ditindak dengan diberi surat bukti pelanggaran (tilang).
“Setelah ini, kami akan menggelar raia untuk kendaraan roda empat,” ujarnya.
Suharto menyebut, puluhan pengendara motor yang terjaring operasi ini didominasi oleh warga biasa. Untuk kali ini, pelajar masih ada, tapi jumlahnya sedikit.
“Pelajar yang terjaring razia hanya empat anak, mereka tidak bawa helm, belum punya SIM, dan tidak bawa STNK,” terangnya.
Dalam operasi ini Suharto menyampaikan ada pengendara roda dua yang membuatnya tertawa. Pemotor itu Hartini, 59, warga Dusun Tugung, Desa/Kecamatan Sempu.
“Ada pengendara roda dua yang masih memasang plat nomor lama, sedangkan plat nomor yang baru ditaruh di jok motor,” ungkapnya.
Hartini mengaku belum memasang plat nomor motornya yang baru, karena tidak dapat memasang sendiri. “Saya tidak bisa memasang sendiri, tapi saya kan tertib memakai helm,” katanya yang membuat Suharto tertawa.(rei/abi)
Editor : Salis Ali Muhyidin