RadarBanyuwangi.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Paguyuban Sound Banyuwangi menggeruduk halaman depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Rabu (22/5) siang.
Sejak pukul 10.00 massa peserta demo mulai berdatangan dari seluruh penjuru Banyuwangi dengan membawa pikap yang dilengkapi peralatan sound system dan pengeras suara.
Beberapa peserta aksi demo juga membawa beberapa banner tuntutan antara lain “Izinkan kegiatan battle sound dan karnaval”, “Polisi dan Pemda wajib melakukan pendekatan kepada tukang sound pelaku seni”, dan “Orkes malam dilarang, diskotik tutup subuh”.
Banner tuntutan juga terdapat di beberapa pikap yang dibawa massa, seperti “Dulinan Sound seneni! Opo kon dulinan TOA maneh?” (bermain sound dimarahi, apa disuruh bermain TOA lagi?).
Berdasarkan informasi yang diperoleh RadarBanyuwangi.id, sasaran demo Aliansi Paguyuban Sound Banyuwangi ini tidak hanya di Kantor Pemkab Banyuwangi saja, tetapi juga akan dilakukan di depan Polresta Banyuwangi. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi