Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Motor Pengisi BBM Terbakar di SPBU Sukowidi, Eh Pemiliknya Malah Kabur

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 17 Mei 2024 | 18:13 WIB
HANGUS: Sepeda motor Suzuki Thunder tanpa pelat nomor polisi dibiarkan tergeletak di area SPBU Sukowidi setelah terbakar Kamis (16/5).
HANGUS: Sepeda motor Suzuki Thunder tanpa pelat nomor polisi dibiarkan tergeletak di area SPBU Sukowidi setelah terbakar Kamis (16/5).

RadarBanyuwangi.id – Sebuah sepeda motor Suzuki Thunder terbakar di area SPBU Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kamis (16/5).

Kendaraan roda dua tersebut terbakar setelah pemiliknya mengisi bahan bakar di SPBU yang terletak di sebelah barat Jalan Yos Sudarso tersebut.

Melihat kejadian tersebut, operator dan pengawas SPBU berusaha memadamkan api. Mereka takut api menjalar ke pompa dan penyimpanan bahan bakar.

Beruntung api dengan cepat bisa dipadamkan.  Anehnya, pemilik motor bukannya ikut memadamkan api. Dia justru kabur membiarkan kendaraannya dilalap api.

Operator SPBU Sukowidi, Harsono mengatakan, pemilik motor sudah dua kali mengisi bahan bakar di SPBU.

Pertama mengisi pertalite sebanyak 15 liter dengan pembayaran Rp 150 ribu. Yang bersangkutan datang lagi pukul 08.30 untuk mengisi bahan bakar.

Kedatangan yang kedua ditolak karena keberadaan sepeda motornya mencurigakan. Harsono dan pemilik motor sempat berdebat, sampai akhirnya pemilik motor mengalah dan memutar motornya.

Tak lama beranjak dari mesin pertalite, tangki sepeda motor Thunder tiba-tiba memunculkan api.

Melihat kejadian itu, pemilik motor malah menjatuhkan motornya dan berlari menjauh. Beruntung, saat itu ada beberapa pengawas SPBU yang sigap.

Ada yang mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan menyeret motor tersebut keluar dari area SPBU.

”Pemilik motor dua kali datang ke SPBU. Kedatangan  kedua saya tidak mau ngisi lagi. Selanjutnya, motornya terbakar dan orangnya malah lari,” cerita Harsono.

Pengawas SPBU Ahmad Anton menambahkan, pemilik motor Thunder tersebut sudah terbiasa membeli bahan bakar jenis pertalite secara berulang-ulang dengan kendaraan yang sama. Bahan bakar tersebut akan dijual kembali dalam bentuk eceran.

”Itu awal mulanya, pemilik sepeda motor ngangsu, mengisi bahan bakar untuk kedua kalinya,” kata Anton.

Usai kejadian tersebut, pihak SPBU membuat laporan tertulis yang ditujukan kepada Polsek Kalipuro. Petugas masih berupaya mencari pemilik motor tanpa pelat nomor tersebut.

”Pengendara tidak berani pasang pelat nomor. Setiap membeli bahan bakar kondisi sepeda motornya tanpa pelat,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#Motor Terbakar #kalipuro #SPBU #banyuwangi #isi bensin