Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mayat yang Ditemukan Mengapung di Dermaga LCM Banyuwangi Ternyata Warga Jember, Begini Kondisinya

Bagus Rio Rohman • Senin, 22 April 2024 | 17:23 WIB

TUNGGU PIHAK KELUARGA: Jenazah Moh. Munawar Colik yang ditemukan mengapung di dermaga LCM dilarikan ke RSUD Blambangan Minggu (21/4).
TUNGGU PIHAK KELUARGA: Jenazah Moh. Munawar Colik yang ditemukan mengapung di dermaga LCM dilarikan ke RSUD Blambangan Minggu (21/4).
Radarbanyuwangi.id – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di dermaga Pelabuhan LCM Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Minggun (21/4). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di samping kapal.

Belakangan diketahui identitas korban adalah Moh. Munawar Colik, 56, asal Desa/Kecamatan Rambipuji, Jember. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh seorang penarik tali kapal di dermaga LCM.

Jenazah Munawar dievakuasi dengan cara ditarik ke pinggir dermaga. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan.

”Korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, tubuhnya mengapung di sebelah kapal,” ujar Wakasatpolairud Polresta Banyuwangi Iptu Sadimun.

Sadimun menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh petugas penarik tali kapal di dermaga LCM. 

”Penarik tali tampar itulah yang mengetahui jika korban mengapung. Oleh petugas dermaga, jenazah korban langsung ditarik ke pinggir dermaga,” katanya.

Sadimun mengaku belum mengetahui secara pasti apakah korban merupakan penumpang kapal atau bukan.

Sebab, ditemukannya korban hampir bersamaan dengan kedatangan kapal.

”Kami masih selidiki lebih lanjut, apakah penumpang kapal atau bukan,” jelasnya.

Sadimun mengatakan, saat ini jenazah korban masih diperiksa di RSUD Blambangan, sekaligus menunggu pihak keluarga datang untuk menjemput korban.

”Kami sudah komunikasi dengan pihak keluarga agar dapat melihat apakah benar anggota keluarganya atau tidak,” sebutnya.

Jika memang korban penumpang kapal, imbuh Sadimun, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik kapal dan mencari tahu penyebab korban terjatuh.

”Makanya kami masih dalami apakah sengaja bunuh diri atau ada penyebab lainnya,” pungkasnya. (rio/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#mayat #Ketapang #LCM #pelabuhan #korban mengapung #rsud blambangan #Rambipuji #jember #kapal #laki-laki #jenazah