RadarBanyuwangi.id – Menjelang libur Lebaran, jasa penitipan hewan peliharaan mulai dibanjiri para pet lovers yang akan mudik, kemarin (4/4).
Malahan, untuk tahun ini meningkat hingga 80 persen dibanding tahun lalu. Mereka menitipkan hewan piaraannya, biasanya karena kesulitan untuk membawanya.
Dengan ditipkan itu, pemilik hewan tidak akan khawatir lagi, karena perawatan makan, kebersihan, hingga pengobatan telah ada yang mengurusi.
“Animo masyaraat untuk menitipkan hewan peliharaannya terjadi pada H-7 sampai H-3 Lebaran,” ujar Ketua Sahabat Satwa Genteng, drh Risa Isla Fajrial.
Menurut drh Risa, jenis hewan yang paling banyak dititipkan ke Klinik Sahabat Satwa itu kucing dan anjing. Sedangkan hewan lainnya yang pernah dititipkan iguana dan kura-kura.
“Cukup kesulitan jika ada anjing dengan ukuran badan besar, biasanya perlakuannya beda, yaitu di ruangan full AC,” katanya.
Risa yang sekaligus Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim 4 ini menjelaskan, pemilihan tempat penitipan hewan saat ini menjadi tren pada libur Lebaran.
Berbagai faktor, menjadi alasan para pet lovers memilih jasa penitipan hewan yang dikehendaki.
“Salah dalam memilih tempat penitipan bisa berdampak terhadap kesehatan hewan peliharaannya,” katanya.
Bagi penyedia layanan penitipan hewan, harus memiliki tingkat kebersihan yang mumpuni.
Dengan ciri-ciri, terang Risa, tidak bau dan jumlah hewan peliharaan yang ditampung sesuai kapasitas.
“Jika screening dari awal penitipan itu kendor, maka berdampak terhadap kesehatan hewan,” ucapnya.
Kendala yang dialami para penyedia layanan penitipan hewan, jelas dia, terkait kondisi fisik. Seperti sulit beradaptasi terhadap lingkungan baru hingga kabur dari tempat penitipan.
“Solusinya dengan peningkatan kamera pengawas dan laporan kepada para pet lovers dengan video yang dikirim,” katanya seraya menyebut pemilik hewan yang ditipkan untuk tahun ini meningkat 80 persen disbanding setahun lalu.(rei/abi)
Editor : Salis Ali Muhyidin