Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persiapan Arus Mudik 2024, 55 Kapal Keberangkatan Pelabuhan Tanjung Wangi dan ASDP Ketapang Banyuwangi Jalani Uji Petik

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 26 Maret 2024 | 15:30 WIB

PASTIKAN AMAN: Petugas dari BPTD mengecek kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang pada 26 Februari sampai 1 Maret 2024 lalu.
PASTIKAN AMAN: Petugas dari BPTD mengecek kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang pada 26 Februari sampai 1 Maret 2024 lalu.
Radarbanyuwangi.id - Kapal angkutan penumpang yang beroperasi di perairan Selat Bali dipastikan dalam kondisi prima menjelang musim Lebaran tahun ini.

Senin (25/3) seluruh kapal yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Wangi dan Pelabuhan ASDP Ketapang sudah selesai menjalani uji petik atau ramp check.

Ada lima kapal yang sudah di-ramp check oleh Marine Inspektor dari KSOP. Kelima kapal yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Wangi tersebut meliputi kapal Sabuk Nusantara (SN) 92 dan 91, KM Mutaira Ferindo, Mutiara Barat, dan Mutiara Persada.

Hasilnya, seluruh kapal dinyatakan layak untuk berlayar. Tidak ada temuan minor yang berkaitan dengan keselamatan kapal.

”Kami (KSOP) menangani kapal yang di Tanjung Wangi, dua kapal perintis dan tiga LDF semuanya layak dari sisi keselamatan,” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi Syamsurizal.

Pelaksanaan uji petik meliputi seluruh komponen fungsional kapal. Termasuk fungsi-fungsi penyelamatan seperti life jacket, lifebuoy, dan perahu penyelamat yang ada di dalam kapal.

Pemeriksaan cukup penting, apalagi diprediksi akan ada peningkatan jumlah pengguna kapal perintis dan LDF di Tanjung Wangi pada musim mudik Lebaran kali ini.

”Diprediksi ada kenaikan sampai 11 persen dari tahun lalu, bahkan untuk tujuan Lombok sudah ada peningkatan selama sepekan ini. Tren penyeberangan di jalur kita memang lebih awal,” imbuh Syamsurizal.

Saat ini potensi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Wangi semakin tinggi. Apalagi, setelah rute penyeberangan dari Ketapang ke Lembar ditutup tahun lalu.

Mayoritas kendaraan logistik lebih banyak menggunakan jalur Tanjung Wangi untuk menyeberang ke Lombok.

”Kemarin tarif yang di Jangkar–Lembar sudah kembali normal. Peningkatan volume kendaraan lebih banyak ke Tanjung Wangi,” jelas Syamsurizal.

Pengawas Satuan Pelayanan Kelas I Pelabuhan Ketapang Bayu Kusumo Nugroho mengatakan, 50 unit kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang, baik yang beroperasi di pelabuhan LCM maupun MB, sudah melalui proses uji petik.

Dari hasil uji petik, tidak ada temuan mayor. Semua penunjang keselamatan dan mesin, imbuh Bayu, dipastikan dalam kondisi aman.

”Hanya temuan minor, yaitu masalah kebersihan saja. Kami sudah lakukan ramp check sejak akhir bulan lalu,” tegasnya. (aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#ramp check #kapal angkutan #ksop #Ketapang #lombok #lebaran #LCM #uji petik #Lifebuoy #asdp ketapang #mb #tanjung wangi #Life Jacket #penumpang #selat bali