Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jemaah Haji 2024 Masih Didominasi Lansia, Pemeriksaan Kesehatan CJH Bakal Lebih Diperketat

Dedy Jumhardiyanto • Sabtu, 25 November 2023 | 21:30 WIB
Ilustrasi calon jamaah haji.
Ilustrasi calon jamaah haji.

RadarBanyuwangi.id – Kemampuan jemaah haji dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental akan lebih diperhatikan. Skrining kesehatan bagi calon jemaah haji (CJH) akan dilakukan sejak awal, yakni pada awal Desember tahun ini.

Pemeriksaan kesehatan lebih awal dilakukan untuk mengetahui riwayat penyakit CJH. Sebelum berangkat ke tanah suci, jemaah harus benar-benar mempunyai istitaah atau mampu.

Selain memiliki bekal finansial untuk beribadah haji, jemaah dituntut harus memenuhi istitaah dari segi kesehatan.

Jemaah yang memenuhi kriteria istitaah ialah yang tidak memiliki masalah kesehatan baik fisik maupun mental untuk menjalankan ibadah haji.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat meminta kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, dalam hal ini Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), segera mengirimkan data jemaah haji yang akan berangkat tahun 2024.

”Selanjutnya CJH akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan lebih awal,” ungkapnya.

Tes kesehatan dilakukan untuk melihat tingkat Activity of Daily Living (ADL) atau kemandirian jemaah dalam beraktivitas sehari-hari seperti mandi dan makan.

Selain itu, juga ada beberapa tahapan pemeriksaan tambahan yang dilakukan kepada CJH seperti pemeriksaan mental, pemeriksaan kognitif kemampuan berpikir para lansia, dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

Belajar dari evaluasi dan pengalaman pelaksanaan haji tahun 2023, jumlah jemaah haji asal Banyuwangi yang meninggal ada sembilan orang. Kondisi ini menjadi atensi penting agar bisa diminimalkan dalam pelaksanaan musim haji tahun depan.

Amir menyebut, sejak awal memang harus dilakukan evaluasi, surveilans, serta pendampingan lebih ketat kepada jemaah agar memenuhi kriteria istitaah yang berlaku.

”Memberikan toleransi tidak cukup mampu saat menghadapi kondisi perubahan cuaca, iklim, dan lingkungan di Arab Saudi. Efek dan risikonya sangat besar, maka harus dideteksi dan diminimalkan sejak awal,” tegasnya.

Amir berharap, Kemenag Banyuwangi dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memberikan edukasi dan informasi lebih awal bagi CJH yang akan berangkat pada tahun 2024.

Minimal CJH diimbau untuk latihan jalan kaki setiap hari agar terbiasa. Porsi latihan harus terukur, tidak diforsir, dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

”Jika informasi dan edukasi kesehatan lebih awal disampaikan, maka CJH akan lebih siap dalam menjaga dan merawat kesehatannya. Saat keberangkatan haji tahun 2024, CJH benar-benar dalam kondisi siap dari sisi kesehatan, fisik, mental, dan juga finansial,” kata Amir.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Zaenal Abidin mengaku, data estimasi jemaah yang akan berangkat tahun 2024 telah disetorkan kepada Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu.

Yang terbaru, ada surat edaran (SE) dari Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama tentang tim pelayanan dan pembinaan kesehatan jemaah haji reguler tahun 2024.

SE Nomor 1 Tahun 2023 tersebut ditandatangani oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief.

Dalam SE disebutkan, tim pelayanan dan pembinaan kesehatan jemaah haji paling sedikit terdiri dari tiga unsur, yakni kementerian agama, dinas kesehatan, dan tokoh masyarakat/pemuka agama.

Tim perlu dibentuk karena pada musim haji tahun 2023 sudah tidak ada lagi penggabungan dan pendampingan bagi jemaah haji lanjut usia (lansia).

 Apalagi, estimasi CJH yang akan berangkat tahun 2024 juga masih didominasi lansia, yaitu 56 orang.

 ”Tujuan pembentukan tim pelayanan dan pembinaan kesehatan jemaah haji di antaranya melakukan komunikasi, edukasi, dan pemberian informasi terkait istitaah kesehatan kepada CJH,” kata Zaenal. (ddy/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#cjh #jemaah #kesehatan #lansia #haji #banyuwangi