Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalasenastri Cabang 10 Armada II Surabaya Belajar Proses Produksi Koran di Grha Pena Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 13 November 2023 | 22:15 WIB
PROSES KORAN: Pengurus Cabang 10 Daerah Jalasenastri Armada II Surabaya melihat proses layout koran cetak di ruang redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sabtu (12/11).
PROSES KORAN: Pengurus Cabang 10 Daerah Jalasenastri Armada II Surabaya melihat proses layout koran cetak di ruang redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sabtu (12/11).

RadarBanyuwangi.id – Rombongan pengurus Cabang 10 Daerah Jalasenastri Armada II Surabaya melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Sabtu (10/11). Dari Surabaya ke Banyuwangi, rombongan naik kereta api.

Selain mendatangi sentra ekonomi dan bangunan bersejarah di Banyuwangi, rombongan yang dipimpin Firliya Rochmah Dofir juga berkunjung ke Grha Pena Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Rombongan yang terdiri sembilan anggota Jalasenastri melihat arsitektur Grha Pena sebagai salah satu bangunan ikonik di Banyuwangi.

Mereka juga menyaksikan bagaimana kantor yang mengusung konsep eco green ini berdiri megah di kota Banyuwangi.

Selain itu, rombongan juga mendapat penjelasan langsung terkait proses produksi koran yang didampingi Pemimpin Redaksi Syaifuddin Mahmud didampingi staf marketing iklan Beny Siswanto.

Ada beberapa diskusi kecil yang dilontarkan anggota Jalasenastri. Rupanya mereka ingin mengetahui lebih dalam proses pembuatan koran.

Mulai dari SDM wartawan, teknik pengambilan berita, teknik editing, layout, dan cetak berita.

"Kami mendapat banyak ilmu tentang bagaimana berita dibuat dan bagaimana akhirnya terproses menjadi koran. Ternyata membuat berita tidak sesederhana yang kita pikirkan selama ini," ujar Ketua Cabang 10 Daerah Jalasenastri Armada II, Firliya Rochmah Dofir.

Setelah mengetahui bagaiman rumitnya proses produksi berita, wanita yang akrab disapa Liya itu menilai para wartawan yang mencari berita dianggap layak menjadi pahlawan.

Apalagi mereka juga kerap tidak libur untuk bisa mencari berita yang disajikan untuk masyarakat.

"Semoga tetap maju Radar Banyuwangi sebagai satu-satunya media cetak yang masih eksis di Banyuwangi," ujar Liya.

Usai mengunjungi Grha Pena, rombongan istri TNI AL itu bergeser ke beberapa sentra ekonomi di Banyuwangi. Mulai dari pabrik pengalengan ikan di Muncar dan produsen tas kulit di Wonosobo.

"Sebelumnya kita sempat berkunjung ke Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Di sana kita melihat sumur Sritanjung. Kita harap bisa mendapat banyak ilmu setelah berkunjung ke Banyuwangi," tandasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Armada II Surabaya #grha pena banyuwangi #berita #radar banyuwangi #koran #Eco Green #jalasenastri #marketing