Jawa Pos Radar Situbondo – Kebakaran rumah kembali terjadi di Dusun Pariyaan, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo, Senin (13/10) lalu.
Kali ini, ada lima rumah yang rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah. Sedangkan satu rumah hanya mengalami kerusakan ringan.
Kejadian nahas itu menimpa keluarga besar Mail, 75. Kebetulan saat kejadian semua penghuni keluar rumah. Ada yang pergi ke sawah dan ada yang bekerja. Sehingga kebakaran rumah tersebut diketahui oleh tetangga Mail.
“Saat kejadian memang tidak ada orang, yang mengetahui kebakaran itu adalah tetangga yang kebetulan lewat di depan rumah Pak Mail,” kata Puriyono.
Dikatakan, melihat ada kebakaran warga langsung berteriak dan meminta bantuan untuk memadamkan api. akhirnya banyak warga yang datang melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
“Yang lihat pertama kali adalah seorang ibu yang menggendong anaknya. Lihat kobaran api hanya teriak meminta bantuan,” ungkap Puriyono.
Kata dia, saat ketahuan api sudah menguasai tiga rumah, proses penyiraman masih dilakukan dengan cara manual. Sehingga api semakin besar dan merembet ke rumah yang lain. Kebutulan rumah tersebut berdempetan.
“Pemadam kebakaran datang begitu api merembet ke rumah numor empat. Selang berapat menit api bisa dipadamkan dan tidak merembet ke rumah yang lain,” tegas Puriyono.
Dari enam rumah tersebut, rata-rata rumah memiliki ukuran 16x8 meter. Dalam satu rumah ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 150 juta. Sehingga total kerugian dari kebakaran tersebut, ditaksir kurang lebih Rp 600 juta.
“Untuk penyebab kebaran belum bisa disampaikan karena masih dalam proses penyelidikan polisi,” tutup Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin