Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Member Future E-Commerce Mengaku Tergiur Keuntungan Dua Kali Lipat dari Uang Deposit

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 8 September 2023 | 20:30 WIB
TIDAK BISA DIPAKAI: Febri Santikan menunjukkan aplikasi FEC yang sudah tidak bisa dipakai transaksi, Kamis (7/9).
TIDAK BISA DIPAKAI: Febri Santikan menunjukkan aplikasi FEC yang sudah tidak bisa dipakai transaksi, Kamis (7/9).

RadarBanyuwangi.id Member Future E-Commerce (FEC) tertarik dengan tawaran hasil yang tinggi saat akan mendaftar.

Mereka mendepositkan sejumlah uang mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk mengejar hasil yang besar.

Salah satu member FEC, Febri Santika, 23, warga Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, mengaku baru bergabung dan mendepositokan uangnya. Sehingga, kerugiannya tidak terlalu besar.

”Baru deposit Rp 310 ribu tiga minggu yang lalu,” katanya, Kamis (7/9).

Febri yang sehari-hari berdagang di toko rumahnya mengaku bergabung dengan FEC setelah diajak oleh salah satu pelanggannya. ”Saya diberi tahu keuntungannya dua kali lipat dari uang yang didepositkan,” ungkapnya.

Jika uang yang disetorkan semakin banyak, imbuh Febri, maka keuntungan yang akan didapat juga semakin besar. ”Saya mendepositokan Rp 310 ribu, seharusnya mendapat Rp 630 ribu,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Hanya saja, beberapa hari terakhir aplikasi FEC tidak dapat digunakan. Saat diperagakan untuk dibuka, aplikasi hanya menunjukkan pesan bagi para member untuk tetap tenang dengan permasalahan yang terjadi. ”Otomatis tidak bisa menarik uang yang sudah disetorkan,” ujar Febri.

Member FEC lainnya, Maesaroh, 37, yang mengaku tinggal di salah satu desa di Kecamatan Muncar ini mengaku mengalami kerugian hingga Rp 7 juta atas pencabutan izin usaha FEC tersebut. ”Penarikan bonus deposit mulai bermasalah sejak Minggu (3/9),” ungkapnya.

Padahal, jelas Maesaroh, uang sebesar Rp 7 juta tersebut baru didepositokan. Ibu muda itu berharap mendapat hasil yang lebih banyak. ”Kalau sudah begini ya sudah, diikhlaskan saja,” katanya. 

Menurut Maesaroh, usaha di FEC cukup menjanjikan. Setiap hari akan ada bonus dari uang yang didepositokan. Sedang periode deposito hanya sebulan. ”Saya belum pernah mengambil bonus, sengaja tidak diambil, tapi kok malah seperti ini,” ujarnya.  

Maesaroh menyebut, saat ini banyak member FEC dari wilayah Banyuwangi selatan yang merasa kecewa atas pencabutan izin usaha FEC. ”Karena merasa dirugikan, Rabu (6/9) member mendatangi kantor FEC di Desa Jajag,” pungkasnya. (gas/abi/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#deposit #investasi #uang #FEC #aplikasi #future #pencabutan izin usaha #e-commerce #Member