Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

TPS Karangbendo Tutup, Banyuwangi Darurat Sampah Lagi, Sudah Empat Hari Sampah Tak Terangkut

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 19 Juli 2023 | 01:00 WIB
BERSERAKAN: Sampah masih menumpuk di depo sampah Kebalenan akibat empat hari tidak terangkut kendaraan DLH. Hal ini menyusul penutupan TPA di Karangbendo, Rogojampi, Banyuwangi.
BERSERAKAN: Sampah masih menumpuk di depo sampah Kebalenan akibat empat hari tidak terangkut kendaraan DLH. Hal ini menyusul penutupan TPA di Karangbendo, Rogojampi, Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Banyuwangi kembali darurat sampah. Sudah empat hari ini sampah rumah tangga menumpuk di depan rumah warga. Sejumlah tempat penampungan juga dipenuhi sampah rumah tangga. Akibatnya, lalat beterbangan ke mana-mana, lingkungan menjadi tercemar.    

Problem sampah tersebut dipicu oleh penutupan Tempat Pemrosesan Sampah (TPS) di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi. Dua hari lalu warga Desa Badean unjuk rasa gara-gara sumber air di rumah mereka tercemar oleh sampah di TPS Karangbendo.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, di kota Banyuwangi beberapa depo sampah ikut ditutup. Salah satunya Depo Karangrejo. Selain ditutup, di dalamnya juga tampak gerobak sampah yang tidak beroperasi. Petugas sampah tidak bisa mengambil sampah-sampah di permukiman warga.

Salah seorang petugas pengangkut sampah, Untung menuturkan, sudah tiga hari sampah menumpuk di sekitar tempat tinggalnya. Untung selama ini bertugas mengangkut sampah milik 52 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Karangrejo.

Sejak depo ditutup, Untung mengaku sampah-sampah belum diangkut dan masih dibiarkan menumpuk di depan rumah warga. ”Setiap hari saya bolak-balik ke depo. Saya kira sudah buka, ternyata belum,” ujarnya.

Untung mengaku sudah berusaha mencari lokasi tempat pembuangan sampah lain di sekitar Kelurahan Karangrejo. Namun, belum ada tempat yang mau menampung sampah dari Karangrejo.

TUTUP: TPS di Desa Karangbendo yang sudah delapan bulan beroperasi, mulai Jumat lalu (14/7) tidak menerima kiriman sampah lagi.
TUTUP: TPS di Desa Karangbendo yang sudah delapan bulan beroperasi, mulai Jumat lalu (14/7) tidak menerima kiriman sampah lagi.

Untung sempat minta izin ke Tempat Pengolahan Limbah Tinja (TPLT) Kertosari untuk bisa membuang sampah di sana. Sebelumnya, lokasi tersebut memang dijadikan TPS oleh warga.

Sama seperti lokasi lainnya, Untung tidak bisa membuang sampah di lokasi tersebut. ”Saya masih mencari tempat yang layak. Warga bertanya terus kapan tumpukan sampah diangkut. Saya dengar TPA di Karangbendo tutup gara-gara didemo warga, semoga segera dibuka,” tegasnya.

Warga Kelurahan Sobo, Syafii menambahkan, sampah di tempat tinggalnya sudah empat hari tidak terangkut. Penampungan sementara mulai penuh. Sampah berceceran ke mana-mana.

Syafii berharap pemerintah bisa segera menemukan lokasi TPA yang baru mengingat produksi sampah di lingkungannya cukup banyak. Apalagi, depo sampah sudah banyak yang ditutup sehingga warga kebingungan mencari tempat pembuangan sampah.

”Beberapa tetangga ada yang membawa sampahnya keluar, tapi tidak tahu dibuang ke mana,” imbuhnya.

Senin sore kemarin (17/7), beberapa petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai mendatangi depo-depo sampah di wilayah kota Banyuwangi. Salah satunya di Depo Sobo. Beberapa petugas mengangkut sampah dari wilayah permukiman di sekitar Kelurahan Sobo, Kebalenan, dan Tukangkayu. ”Kami dapat tempat pembuangan sementara di Dusun Secawan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Sampah yang menumpuk selama empat hari kami angkut dulu,” ujar Eko Wagiarto, petugas DLH.      

Eko menambahkan, di Depo Sobo per hari ada 50 gerobak sampah yang datang. Jika dihitung rata-rata per gerobak mengangkut 2 kuintal sampah, ada 1 ton sampah yang menumpuk setiap harinya. ”Di Secawan maksimal satu minggu sudah penuh. Kami berupaya mengangkut sampah yang bisa dimuat mulai pukul 15.00,” pungkasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#TPA #Menumpuk #tps #Sampah #rumah tangga