Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lega....Pelabuhan Ketapang Kembali Normal

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 11 Juli 2023 | 15:00 WIB

TAK LAGI ANTRE: Pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang terlihat lengang mulai kemarin (10/7). Hanya beberapa mobil pribadi yang masuk ke pelabuhan.
TAK LAGI ANTRE: Pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang terlihat lengang mulai kemarin (10/7). Hanya beberapa mobil pribadi yang masuk ke pelabuhan.
KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah didera kemacetan selama sepekan, kondisi Pelabuhan ASDP Ketapang kembali normal kemarin (10/7). Kendaraan yang sebelumnya mengular sampai ke jalan raya tidak lagi terlihat. Pintu masuk pelabuhan tampak lengang.

Antrean hanya terlihat di dalam kantong parkir pelabuhan yang digunakan kendaraan untuk menunggu kapal sandar. Ditambah dengan kendaraan-kendaraan dari arah Bali yang sudah mulai kembali ke Jawa.

Hingga sore kemarin, jalanan menuju pelabuhan baik di sisi utara maupun sisi selatan terpantau lancar. Arus kendaraan yang akan menuju Surabaya dari Banyuwangi maupun sebaliknya sudah beroperasi seperti sedia kala.

”Kondisi pelabuhan sudah kembali normal. Jalanan sudah klir, tidak ada antrean lagi. Aplikasi juga sudah dioperasikan seperti sedia kala,” ujar General Manager PT ASDP Ketapang-Gilimanuk Syamsudin.

Dengan kondisi yang berangsur normal tersebut, KMP Jatra II dan KMP Tunu Pratama untuk sementara tidak lagi melayani rute Ketapang–Gilimanuk. Namun, kedua kapal ukuran jumbo tersebut masih standby untuk digunakan jika sewaktu-waktu terjadi eskalasi volume kendaraan secara mendadak. ”KMP Jatra II dan KMP Tunu Pratama akan kami aktifkan lagi jika nanti ada kepadatan. Kami juga menunggu evaluasi data kendaraan,” jelas Syamsudin.

Dari data ASDP Ketapang sejak Minggu (2/7) lalu, ada 207.355 orang yang menyeberang ke Bali dengan total kendaraan sejumlah 52.873 unit. Sedangkan roda empat pribadi tercatat ada 15.984 unit. Dari jumlah tersebut mayoritas adalah wisatawan yang berlibur ke Bali. Mereka berpotensi untuk kembali dalam periode yang sama.

LANCAR : Gerbang masuk menuju dermaga pelabuhan Ketapang Banyuwangi terlihat lengang
LANCAR : Gerbang masuk menuju dermaga pelabuhan Ketapang Banyuwangi terlihat lengang
Melihat angka tersebut, ASDP tengah berkoordinasi dengan stakeholder di Gilimanuk untuk mengatasi potensi kemacetan. Pelabuhan Gilimanuk memiliki kantong parkir yang lebih besar daripada Ketapang. ”Kondisi di Ketapang sudah normal. Ke depan kami akan lebih fokus pada arus balik penumpang dari Bali. Puncak arus balik diprediksi tanggal 13 sampai 16 Juli. Tanggal 17 sudah habis masa libur sekolah. Kami siapkan untuk arus balik dari arah Gilimanuk, jangan sampai kemacetan di Ketapang berpindah ke Gilimanuk,” harapnya.  

Sementara itu, imbas dari kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang sempat mengganggu rute Banyuwangi–NTB dari Pelabuhan Tanjung Wangi. Manajer Cabang Atosim Lampung Pelayaran (ALP)  Banyuwangi Agus Rani mengatakan, selama sembilan hari truk tujuan Gili Mas, NTB yang seharusnya masuk ke kapal, banyak yang tertahan.

Dengan demikian, imbuh Agus, kapal milik ALP hanya memuat beberapa kendaraan saja. ”Sering kali muatan kami kosong, tapi bagaimana lagi. Kami sebenarnya ingin ikut mengurai, tapi muatan kami tertahan. Semoga setelah ini normal kembali,” tandasnya. 

Editor : Syaifuddin Mahmud
#surabaya #asdp #pelabuhan ketapang #bali #banyuwangi