RadarBanyuwangi.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem, Jumat (7/7).
BMKG memprediksi terjadinya gelombang tinggi di perairan Selat Bali. Gelombang tinggi diprediksi mencapai 2,5 meter hingga 6 meter yang terjadi hingga Sabtu hari ini (8/7).
Dinamika cuaca yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan antara lain disebabkan adanya aktivitas gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial di sekitar wilayah Indonesia.
Prakirawan BMKG Banyuwangi Ramhayani mengatakan, gelombang di jalur penyeberangan Ketapang menuju Gilimanuk diperkirakan mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang.
”Sedangkan kecepatan angin di perairan tersebut diperkirakan mencapai 6 sampai 15 knot atau 27 kilometer per jam yang bertiup dari arah selatan–barat daya,” katanya.
Ramhayani mengatakan, di Pelabuhan Ketapang diprediksi terjadi hujan ringan. BMKG memberikan imbauan kepada para nakhoda kapal agar tetap meningkatkan kehati-hatian.
Sementara itu, gelombang sangat tinggi berpotensi terjadi di perairan selatan Banyuwangi. Masyarakat nelayan maupun wisatawan yang beraktivitas di pantai selatan diimbau tetap waspada.
”Khusus perairan selatan berpotensi gelombang tinggi yang mencapai 2 hingga 6 meter,” pungkas Ramhayani. (rio/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin