BANYUPUTIH, Jawa Pos Radar Situbondo – Truk boks yang dikemudikan Suprihatin, warga Ganjuran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terguling di Jalan Raya Hutan Baluran, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Kamis (6/7).
Tak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi muatan ikan tongkol sebanyak 18 ton tumpah ruah ke jalan.
Kejadian bermula saat truk bernopol B 9680 BEU melaju dari arah Banyuwangi menuju arah Surabaya. Begitu tiba di lokasi kejadian, sopir truk kehilangan kendali akibat mengantuk. Akibatnya, truk oleng ke kiri dan terguling ke bahu jalan.
”Ini laka tunggal. Tidak ada musuhnya. Paling sopirnya lagi ngantuk hingga truknya oleng dan guling ke pinggir jalan,” ungkap Mas Putra, warga yang melihat kejadian tersebut.
Pascaperistiwa tersebut, lalu lintas kendaraan sempat terganggu. Sebab, banyak warga yang berhenti untuk melihat ikan yang tumpah ke pinggir jalan. Namun, hal itu tidak sampai menimbulkan kemacetan.
”Kendalanya, hanya banyak pengemudi yang berhenti untuk melihat. Tapi kami bantu memperlancar situasi. Kami juga menyuruh setiap warga yang berhenti untuk melanjutkan perjalanan,” imbuh Mas Putra.
Dikatakan Mas Putra, ikan tongkol yang diangkut dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi itu kurang lebih 18 ton. Sehingga, pemilik ikan bakal mengalami kerugian yang cukup besar.
”Bodi boks truknya hancur. Ikannya langsung tumpah semua. Pasti besar kerugiannya. Kalau pengakuan sopirnya, ikannya itu 18 ton. Ya kerugiannya bisa 10 juta,” jelasnya.
Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Kadek Yasa mengatakan, kendaraan truk mengalami kerusakan pada boks sebelah kiri dan atas, kaca depan pecah.
Kerugian material ditaksir sekitar Rp 50 juta. ”Kalau kerugian ikannya Rp 10 jutaan. Ikannya masih terselamatkan dan bisa dibersihkan lalu dijual lagi,” katanya.
Kadek menjelaskan, untuk truk yang terguling baru bisa dievakuasi tiga jam setelah kejadian. Prosesnya cukup memakan waktu karena harus lebih dulu memindah muatan ikan ke truk yang lain. Setelah itu baru menderek truk.
”Truk sudah kami derek. Barangnya diletakkan di Pos Laka Banyuputih,” pungkasnya. (hum/pri/c1)
Editor : Ali Sodiqin