Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tidak Kapok jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI), M Tegar Adi Saputra Ingin Kerja di Korea

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 5 Juli 2023 | 20:00 WIB
M Tegar Adi Saputra
M Tegar Adi Saputra

PEKERJA migran Indonesia (PMI) yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), M Tegar Adi Saputra, 20, asal Dusun Cempokosari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring mulai kembali bekerja di sawah bersama tetangganya.

Putra pasangan Gatot Susanto, 40, dan Siti Anisah, 44, itu sudah kembali membantu tetangganya di sawah, Senin (4/7). “Hari ini (kemarin) aktivitasnya membantu tetangga di sawah,” cetus Tegar di rumah Ahmad Sugiantoro Dusun Krajan Kulon, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.

Sebelum bekerja di Myanmar, Tegar sudah terbiasa membantu tetangganya dengan bekerja di sawah. “Biar tidak bosan di rumah, coba cari aktivitas lagi di dekat rumah,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Tegar mengaku saat ini masih ingin mencari pekerjaan di dekat rumahnya, atau setidaknya di sekitar Kabupaten Banyuwangi. “Kebetulan ada teman yang mengajak jadi admin di salah satu perusahaan ekspedisi,” katanya.

Meski mendapat perlakuan yang kurang baik saat bekerja di luar negeri dengan penuh siksaan dan denda, semangat Tegar untuk kembali mengadu nasib di negara orang tidak mereda. “Masih ada rencana mau kerja lagi di luar negeri,” ungkapnya.

Tegar kini sedang mencari informasi agen resmi yang bisa memberangkatkannya ke luar negeri. Sambil mencari informasi itu, kini belajar bahasa Korea. “Saya ingin bekerja di Korea,” katanya.(gas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#pekerja migran Indonesia (PMI) #myanmar #bekerja #tindak pidana #korban #perdagaan orang #sawah