Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pembunuh ABG Asal Probolinggo Belum Terungkap, Polisi Masih Cari Dua Barang Bukti

Humaidi. • Selasa, 4 Juli 2023 | 18:00 WIB
PASTIKAN BARANG BUKTI: Tim Inafis Polres Situbondo menunjukkan pakaian almarhum Awaluddin Romadoni kepada ibu kandung dan saudaranya di halaman belakang Mapolres Situbondo, Rabu (28/6).
PASTIKAN BARANG BUKTI: Tim Inafis Polres Situbondo menunjukkan pakaian almarhum Awaluddin Romadoni kepada ibu kandung dan saudaranya di halaman belakang Mapolres Situbondo, Rabu (28/6).

RADAR SITUBONDO – Anggota Polres Situbondo terus berupaya melakukan penyelidikan atas meninggalnya Awaluddin Romadani warga Kampung Melayu, Kelurahan/Kecamatan Kraksaan, Probolinggo. Hingga kemarin (2/7) polisi masih sibuk mencari dua barang bukti berupa sepeda motor dan ponsel milik pria yang ditemukan meninggal di semak-semak  jalan menuju Pantai Tampora, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Selasa (27/6) lalu.

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Dedi Ardhi Putra mengatakan, dari hasil klarifikasi terhadap beberapa saksi, polisi belum menemukan kepastian siapa yang membunuh Dani. Sebab polisi masih mengklarifikasi sejumlah saksi yang bersifat pra dan saksi sesudahnya.

“Saksi pra adalah pihak keluarga yaitu kakak sambung Dani yang berpapasan langsung dengan Dani saat meninggalkan rumah. Saksi kedua adalah saksi paska kejadian, yaitu orang yang pertama kali melihat korban meninggal dunia,” kata AKP Dedi.

Kata Kasatreskrim, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan mencari tahu orang yang terakhir kali minum miras dengan Dani. Selain mencari saksi-saksi yang terakhir kali bersama Dani, pihaknya juga mencari dua barang bukti berupa sepeda motor dan ponsel milik almarhum.

"Sepeda motor milik korban belum kami temukan, ponselnya juga hilang. Kami juga mencoba untuk menghubungi nomor korban cuman tidak aktif. Yang jelas kami terus mendalami kasus dugaan pembunuhan ini," ujar AKP Dedi.

Dalam proses penyelidikan tersebut, Polres Situbondo juga bekerjasama dengan anggota Polsek Krasaan, Probolinggo  untuk ikut serta melakukan pencarian saksi-saksi dan sejumlah barang bukti yang bisa menunjukkan pembunuh Dani.

“Syukur anggota polsek Kraksaan sudah memfasilitasi kami dan ikut serta membantu pekerjaan kami,” kata Kasatreskrim,

Sosok korban lanjut AKP Dedi, memang terbiasa keluar rumah tanpa pamit. Sehingga ibu kandungnya kurang memahami kapan Dani pergi dan kapan Dani kembali ke rumahnya. Yang pasti kehidupan Dani tidak terlalu dikekang oleh keluarganya.

"Menurut pernyataan ibu Dani, almarhum memiliki kebiasaan keluar rumah tanpa pamit. Jadi si ibu tidak terlalu banyak tahu aktivitas korban sehari-hari. Kalau ditanya temannya Dani ya pasti banyak teman," tandasnya,” pungkas AKP Dedi Ardhi. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#penyelidikan #ponsel #Pantai Tampora #korban #Banyuglugur #polres situbondo