TEGALSARI, Jawa Pos Radar Genteng-Rektor IAI Darussalam, Blokagung, Banyuwangi, Dr H Ahmad Munib Syafaat, Lc, ME.I, melepas lima mahasiswanya yang akan mengikuti Kuliah Kerja Praktek Keprofesian (KKPK) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Thailand, Minggu (2/7).
Dalam program hasil kerjasama IAI Darussalam Blokagung dengan Kementerian Pendidikan Thailand itu, kelima mahasiswa ini akan tinggal di negara Gajah Putih itu selama empat bulan. “Ini kerjasama IAI Darussalam dengan Kementerian Pendidikan Thailand,” cetus Rektor IAI Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Dr H Ahmad Munib Syafaat.
Kelima mahasiswa IAI Darussalam Blokagung yang mengikuti KKPK di Thailand itu, terang Gus Munib, sapaan Dr H Ahmad Munib Syafaat, Laila Rohmatin Nazila, Annisa Fitria Mukaromah, Fitriyani Liswatul Qoyimah, Ana Ayuning Tyas, dan Muhammad Arwanil Arifin. “Mereka itu dari Fakultas Tarbiyah dan Kependidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta dari Fakultas Dakwah dan Penyiaran Islam,” ungkapnya.
Menurut Gus Munib, program KKN atau KKPK ke Thailand ini bagi IAI Darussalam Blokagung bukan yang kali pertama. Sebelum ada Covid-19, juga ada mahasiswa IAI Darussalam Blokagung mengikuti KKN di Thailand. “Ada beberapa mahasiswa IAI Darussalam berasal dari Thailand,” ujarnya.
Para mahasiswa IAI Darussalam Blokagung yang juga santri Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, jelas dia, dikirim ke Thailand ini untuk memberi asupan dalam konsep pembelajaran yang bersifat kepesantrenan. “Kementerian Pendidikan Thailand berharap ada penularan konsep pembelajaran berbasis pesantren pada para siswa dan mahasiswa di negaranya,” cetusnya.
Gus Munib menyebut, program KKN di luar negeri ini salah satu prestasi dari kampusnya. Ini menunjukkan luar negeri telah percaya dengan IAI Darussalam Blokagung. “Saya berharap para mahasiswa bisa menjaga nama baik kampus dan pesantren Darussalam Blokagung,” harapnya.
Ketua LPPM IAI Darussalam Blokagung M Faruk menyampaikan, untuk tahun ini KKPK yang dilakukan di kampusnya ada dua macam. Selain KKN di luar negeri, juga ada di wilayah Banyuwangi. “Yang diluar negeri di Thailand ini, sedang yang di Banyuwangi akan diikuti oleh 318 mahasiswa,” jelasnya.(abi)
Editor : Agus Baihaqi