RADAR SITUBONDO – Wijiakongko, Sekertaris Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kota Situbondo, ketiban apes. Sebab, rumahnya yang ditinggal ke luar kota, dibobol maling. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta.
Pria yang akrab disapa Kuku itu mengaku tidak tahu persis kapan rumahnya dibobol maling. Sebab, dia berangkat ke luar kota pada Jumat (17/6) lalu. Baru ketahuan maling pada hari Minggu lalu (18/6) sekitar pukul 16.00.
“Saya bersama anak-istri mengantarkan ibu di Jember yang berangkat haji. Jadi, di rumah memang tidak ada orang sama sekali. Saya mengetahui rumah dibobol maling ya begitu sampai, pada hari Minggu lalu (18/6),” ungkap pria yang kerap dipanggil Kuku itu.
Kuku menceritakan, begitu masuk ke dalam rumahnya, dirinya sudah melihat sejumlah barang yang hilang. Akhirnya dia langsung mengecek tiga kamarnya. di dalam ternyata sudah diacak-acak maling. Barang berharga yang cukup mahal juga hilang.
“Yang hilang banyak, kotak berisi perhiasan dibawa, TV LED ukuran 55 inci, satu laptop, lima arloji, satu ponsel, hingga uang tabungan Rp 500 ribu juga hilang. Total kerugian kurang lebih Rp 30 juta. Lain lagi surat penting seperti sertifikat tanah juga dibersihkan,” Tandasnya.
Dia memastikan, maling yang beraksi di rumahnya tidak mungkin beraksi sendirian. Sebab, tidak mungkin kalau kejagatan itu dilakukan seorang diri. Apalagi mengingat barang yang diambil juga banyak. Pelaku masuk ke rumah setelah terlebih dahulu merusak gerbang pagar. Gembok dirusak. Habis itu merusak pintu rumah hingga bagian penguat kunci patah.
“Saya sudah laporkan pencurian ini ke Mapolres Situbondo. Semoga saja pelaku bisa terlacak dan barang-barang milik saya bisa kembali,” tutupnya.
Kasihumas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno membenarkan insiden pembobolan rumah tersebut. Pihak mengaku sudah melakukan olah tempat kejadian dan sudah membawa sejumlah barang bukti dari TKP. ”Untuk mengungkap para pelaku di rumah kosong, penyidik akan memanggil sejumlah saksi, termasuk saksi korban untuk diminta keterangannya,”tutup Kasihumas. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin