GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Seorang pria asal Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Muhammad Mui, 33, punya hobi unik. Sejak 2016, pria itu mengoleksi uang koin yang dicetak Bank Indonesia pada 1991.
Uang logam yang dikumpulkan itu pecahan Rp 500. Koin-koin itu dikumpulkan dalam kotak kaca berukuran sedang dan disimpan di ruang tamu rumahnya. “Sudah enam tahunan ini koleksi uang logam,” ujar Muhammad Mui Minggu (25/6).
Bapak satu anak yang sehari-harinya berjualan air galon itu, mengaku sambil jualan mengoleksi uang logam yang didapatkan dari kembalian di pasar, atau uang yang didapatkan dari jualan. “Uang itu saya simpan di kotak kaca,” terangnya.
Hingga saat ini, Mui mengaku uang logam yang telah berhasil dikumpulkan sejak 2016 itu, jumlahnya sudah mencapai ratusan keping. “Kurang lebih ada sekitar 500 keping,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Awal ketertarikan mengumpulkan uang logam itu, jelas dia, bermula saat menemukan uang di halaman rumahnya. “Uang itu keluaran 1990-an, tiba-tiba keluar niat untuk mengoleksi. Sejak saat itu terus mengumpulkan uang logam pecahan Rp 500,” terangnya.
Tidak hanya pecahan Rp 500, ternyata ada beberapa koin yang dikoleksi oleh Mui di rumahnya, seperti uang pecahan Rp 5, Rp 25, Rp 50, Rp 100, dan Rp 1000 yang kelapa sawit. Mui belum berencana melepas koleksinya itu. “Kalau sudah terkumpul Rp 1 juta lebih, baru saya jual,” katanya.
kolektorBaca Juga: Awalnya Hanya Kolektor, Kini Sri Hariyanti Menjadi Pengusaha Bunga
Hasil penjualan uang logam yang dikoleksinya itu, akan digunakan untuk membeli barang bermanfaat. “Saya juga mau beli emas untuk investasi dari hasil penjualan koleksi uang logam ini,” cetusnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi