GAMBIRAN, Jawa Pos Radar Genteng – Nasib tragis menimpa Gio, 62. Kakek asal Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo yang setiap harinya menjadi juru parkir (jukir) di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, itu meninggal karena tertabrak mobil Toyota Innova, Sabtu (17/6).
Gio yang meninggal di RSUD Genteng, sebelumnya sempat dilarikan ke RS Al Rohma Jajag, Kecamatan Gambiran. Korban mengalami patah tulang di bagian bahu dan pinggul. “Lokasi kejadian di Terminal Jajag,” terang Kapolsek Gambiran, AKP Abdul Rohman.
Menurut Kapolsek, kecelakaan yang terjadi pada Kamis (15/6) ini bermula saat Siswanto, 61, warga Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring mengantar istirnya ke Pasar Jajag dan memarkir mobilnya Toyota Innova dengan nomor polisi P 1753 XJ di Terminal. “Siswanto parkir menghadap ke utara,” ungkapnya Senin (19/6).
Usai belanja, jelas dia, mobil kembali jalan dengan menghadap ke timur, tiba-tiba Gio muncul di sisi kiri mobil. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, Siswanto tidak sempat mengerem dan menabrak jukir di Terminal Jajag itu. “Gio mengalami patah tulang di bagian bahu dan pinggul,” terangnya.
Korban yang masih sadar, oleh Siswanto dibawa ke RS Al Rohmah Jajag, dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Genteng untuk mendapatkan pertolongan medis. “Pengemudi mau bertanggung jawab dengan mengantar ke rumah sakit,” ungkapnya.
Tapi sayang, setelah menjalani perawatan di rumah sakit itu nyawa Gio tidak terselamatkan. Kakek itu meninggal setelah tiga hari dirawat. “Keluarga korban menghendaki permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkas Kapolsek Gambiran.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi