TEGALSARI, Jawa Pos Radar Genteng – Sebanyak 1.340 santri dari tujuh unit sekolah di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari diwisuda pada Sabtu (17/6). Acara yang digelar meriah itu, digelar di lapangan pesantren.
Tujuh unit sekolah yang siswanya diwisuda itu, SMP Plus Darussalam, MTs Al Amiriyah, Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Wustha, SPM Ulya, MA Al Amiriyah, SMA Darussalam, dan SMK Darussalam. Hadir dalam acara itu dewan pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung, KH Ahmad Hisyam Syafaat, KH Abdul Kholiq Syafaat, KH Aif Jauhari Syafaat, dan KH Ahmad Munib Syafaat.
Ketua panitia wisuda bersama, Munawar S.Pd mengatakan, dalam acara yang bertajuk Tasyakuran Kelas Akhir ini, jumlah siswa yang diwisuda ada 1.340 santri. Mereka itu dari tujuh unit pendidikan dengan rincian, MTs Al Amiriyah ada 396 siswa, SMP Plus Darussalam 244 siswa, SPM Wustha ada 14 siswa, SPM Ulya 57 siswa. Selain itu, MA Al Amiriyah ada 160 siswa, SMA Darussalam ada 221 siswa, dan SMK Darussalam 248 siswa. “Jumlah siswa yang diwisuda bersama ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 1.176 siswa,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Kabid Pendidikan Ponpes Darussalam, Dr KH Abdul Kholiq Syafaat MA dalam sambutannya mengaku bangga dengan para santrinya yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Apalagi, selama menempuh pendidikan para siswa banyak yang berprestasi. “Selamat anak-anak yang sudah lulus, semoga bisa terus berprestasi,” katanya.
Gus Kholiq, sapaan akrabnya berpesan para siswa yang mayoritas santri Ponpes Darussalam Blokagung itu bisa meningkatkan prestasi yang diraih. Ia juga minta para siswa yang sudah lulus bisa menjaga nama baik PP Darussalam. “Saya turut berbahagia,” katanya.
Dalam acara itu, panitia juga memberikan kepada para siswa berprestasi di tingkat sekolah. Mereka dipanggil dan naik ke pentas untuk diberi penghargaan. “Prestasi yang diraih ini harus bisa ditingkatkan,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi