Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jadwal Semula 13 Juni, Pemberangkatan CJH Situbondo Ditunda 19 Juni

Edy Supriyono • Sabtu, 10 Juni 2023 | 13:02 WIB
KONSULTASI: Pegawai Kemenag Situbondo melayani sejumlah warga yang menanyakan informasi keberangkatan haji di kantor Kemenag Situbondo, belum lama ini. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
KONSULTASI: Pegawai Kemenag Situbondo melayani sejumlah warga yang menanyakan informasi keberangkatan haji di kantor Kemenag Situbondo, belum lama ini. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Jadwal pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Situbondo ditunda. Semula, para tamu Allah itu dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada tanggal 13 Juni. Namun, pemberangkatan ditunda sampai tanggal 19 Juni 2023.

Kasi Haji dan Umrah di Kemenag Situbondo Adi Ariyanto mengatakan, perubahan jadwal keberangkatan tersebut disebabkan adanya revisi kelompok terbang (kloter) dari Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. CJH asal Kabupaten Situbondo saat ini masuk dalam kloter 73 dan kloter 74. Sebelumnya, tercatat sebagai kloter 55 dan 56. Sehingga, jadwal pemberangkatan CJH pun ikut berubah.

Adi mengatakan, perubahan kloter itu terjadi ketika ada kebijakan pembukaan kuota untuk calon CJH cadangan. Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Kanwil Kemenag Jatim setelah berakhirnya masa pelunasan biaya haji. ”Saat ini total jemaah haji asal Situbondo ada 768 orang. Dengan rincian, jemaah kloter 73 ada 394 orang dan untuk kloter 74 ada 374 orang,” jelasnya.

Kata Adi, kloter 73 diisi penuh oleh CJH asal Kabupaten Situbondo. Sedangkan untuk kloter 74 sebagian besar diisi oleh warga Situbondo dan sebagian CJH asal Sidoarjo. ”Pembukaan kuota haji cadangan ini untuk melengkapi kursi kosong. Karena CJH tidak bisa berangkat kalau masih ada kursi kosong. Yang menentukan kuota cadangan itu bukan daerah kabupaten atau kota, melainkan kewenangan Kanwil Jatim. Seperti kloter 74 ada CJH cadangan dari Sidoarjo,” bebernya.

Adi mengatakan, perubahan jadwal pemberangkatan haji itu langsung disampaikan pada CJH. ”Untuk para calon jemaah haji itu sudah tahu. Sudah kami beri tahun kalau pemberangkatannya ditunda. Informasi itu disampaikan setelah ada kebijakan pembukaan kuota haji cadangan. Jadi mereka langsung dapat informasi dari kami,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu CJH, Sumarni mengatakan, dia sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk menjalankan ibadah haji. Termasuk kesehatan dirinya dengan cara rutin olahraga ringan setiap hari. ”Tidak apa-apa meskipun jadwal kita berangkat haji ditunda. Kami iya hanya mengikuti aturan dan ada hikmahnya ditunda, karena masih ada waktu untuk bisa olahraga ringan,” ucapnya.

Sumarni mengatakan, perjalanan ke Makkah sudah menjadi cita-citanya sejak dulu. Dia intens berolahraga agar tidak ada kendala selama menunaikan ibadah haji. ”Kalau saya keinginannya itu berangkat haji lancar, tidak ada kendala. Semua apa yang dilaksanakan di Makkah bisa maksimal,” pungkasnya. (wan/pri/c1)

Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#cjh #Haji 2023 #kemenag situbondo