Kapal SN 91 sempat tertunda keberangkatannya akibat cuaca buruk yang terjadi di Pulau Masalembo. Setelah dinyatakan normal, kemarin SN 91 mengangkut 231 penumpang untuk menyeberang ke Pulau Sapeken. ”Jumlah penumpang masih sepi. Dari kapasitas 486 orang, hanya 231 penumpang,” kata Kasi Lalu Lintas KSOP Tanjung Wangi Budi Sanjoyo.
Mereka adalah pemudik dan penumpang rutin yang memilih berangkat lebih awal. Mereka berasal dari beberapa pondok pesantren dan sekolah yang sudah libur. Seperti tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang baru akan terjadi pada H-7 Idul Fitri nanti.
Sesuai prediksi, akan ada kenaikan penumpang hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. Atau, setidaknya sama dengan jumlah pemudik sebelum pandemi Covid-19, yaitu 5.074 orang dalam satu bulan. ”Penumpang kita angkut lebih dari satu kapal. Kapasitas kapal kita yang besar hanya SN 91. Sampai hari ini belum ada diskresi kapal boleh mengangkut lebih banyak. Mungkin nanti butuh kapal tambahan,” tandasnya. (fre/aif/c1)
Editor : Gerda Sukarno Prayudha