Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengelola Pantai Cacalan Siapkan Tiga Keramba Lobster

Ali Sodiqin • Selasa, 13 September 2022 | 22:35 WIB
SIAP DIGUNAKAN: Keramba lobster yang berada di dekat halaman parkir Pantai Cacalan, Minggu (11/9). (Lugas/Radar Banyuwangi)
SIAP DIGUNAKAN: Keramba lobster yang berada di dekat halaman parkir Pantai Cacalan, Minggu (11/9). (Lugas/Radar Banyuwangi)
KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Salah satu destinasi wisata di Banyuwangi, Pantai Cacalan, segera memiliki daya tarik baru. Objek wisata yang berlokasi hanya sekitar 3,6 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi, itu bakal dilengkapi sarana edukasi budi daya lobster.

Langkah awal, pihak pengelola, yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Cacalan bakal memasang keramba sebagai media untuk budi daya lobster. Tidak jauh dari tepi pantai terdapat dua keramba berbentuk tabung, satu keramba berbentuk balok, dan sebuah kerangka keramba.

Salah satu pengurus Pokdarwis Pantai Cacalan Arif Mursidi mengatakan, ide pembuatan keramba untuk budidaya lobster ini berawal dari anggotanya yang mencoba untuk menyelam. “Anggota kami, pernah coba-coba untuk menyelam. Beberapa kali mendapatkan lobster,” ujar pria berusia 41 tahun tersebut.

Dari beberapa penemuan lobster tersebut, akhirnya didapatkanlah kesimpulan bahwa di sekitar Pantai Cacalan terdapat bibit-bibit lobster. Terdapat tiga jenis lobster yang diketahui berada di perairan Cacalan, di antaranya jenis mutiara, pasir, dan bambu. Kondisi perairan di Pantai Cacalan juga dinilai mendukung untuk digunakan sebagai lokasi budidaya lobster.

Adanya potensi tersebut tidak disia-siakan oleh Arif. Dirinya beserta anggota Pokdarwis lainnya kemudian berinisiatif untuk membuat keramba yang berfungsi sebagai media pembesaran lobster. “Bibitnya kami beli dari nelayan-nelayan kita yang mencari bibit-bibit lobster itu,” tambahnya.

Bibit lobster hasil tangkapan nelayan akan dikembangkan di keramba. Untuk hasilnya, akan dijual ke pengunjung dalam bentuk masakan. Warung-warung di Pantai Cacalan diberdayakan untuk mengolah lobster yang telah dibesarkan.

Di samping sekadar diolah dan dijual, budidaya lobster ini ke depan bakal dijadikan sebagai daya tarik wisata di Pantai Cacalan. Pengunjung bisa melakukan penyelaman (snorkeling/diving) untuk melihat aktivitas lobster yang ada di dalam keramba. “Rencananya juga nanti kita akan buat seperti akuarium besar dan lobsternya akan kita taruh sana, biar pengunjung bisa melihat wujud dari lobster jantan dan betina,” jelas Arif.

Dengan adanya sarana tersebut, Arif berharap lobster yang ada di Pantai Cacalan juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata tersebut.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Cacalan Mamat Hariyanto menambahkan, keramba lobster tersebut dibuat secara swadaya. ”Belum ada bantuan-bantuan dari pemerintah,” kata pria yang akrab dipanggil Memet ini.

Proses pengerjaan, seperti pemasangan jaring dilakukan oleh anggota Pokdarwis di waktu-waktu luang sehingga tidak mengganggu layanan operasional di Pantai Cacalan. Rencananya, tiga dari empat keramba yang siap digunakan bakal dilepas oleh Pokdarwis ke perairan Pantai Cacalan pada Selasa besok (13/9). (cw3/sgt) Editor : Ali Sodiqin
#Pantai Cacalan #Keramba Lobster #Perikanan #wisata