BANYUWANGI-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi menyatakan siap untuk mensukseskan pemilihan umum tahun 2020. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua FKUB Banyuwangi KH M. Yamin dalam Rapat Kerja FKUB yang digelar mulai Jumat (25/7) di Kokoon Hotel Banyuwangi.
“Jadi FKUB bertekad membantu pemerintah daerah dalam menghadapi pemilihan untuk terjadinya ketenangan dan ketentraman walaupun berbeda pilihan,” katanya
Yamin juga berpesan kepada masyarakat Banyuwangi agar bisa menjadi pemilih yang cerdas, dan tidak mempermasalahkan perbedaan pilihan. Nantinya, FKUB akan terjun langsung ke masyarakat untuk menyampaikan hal tersebut.
Yamin menambahkan, dalam raker ini ada beberapa program kerja yang dibahas diantaranya mengenai PP 55 tentang guru agama di sekolah, IMB pendirian rumah ibadah yang didasarkan pada surat keputusan bersama (SKB) dua menteri, yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.
Kepala Kemenag Banyuwangi yang membuka raker FKUB dalam sambutannya, H Slamet mengapresiasi keterlibatan majelis-majelis agama serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang selama ini telah membersama pemerintah, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Slamet menyampaikan salah satu peran FKUB yang cukup menonjol adalah membangun solidaritas umat di tengah pandemi. “Selama pandemi ini, selain kita lebih bersungguh-sungguh menjaga kesehatan, kita juga menjadi lebih peduli dengan sesama," katanya.
Sementara itu, Ketua Bamag Banyuwangi Pdt.Anang Sugeng Sulis Tyanto S.Th mengatakan, rapat kerja ini menunjukkan harmoni tokoh lintas agama di Banyuwangi. Menurutnya, FKUB memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam melaksanakan tugas merawat, menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama yang sekaligus membantu Pemkab. Banyuwangi dan Kementerian Agama dalam melaksanakan tugas menjaga harmoni dan meningkatkan kesetiaan kepada empat pilar kebangsaan. (*)
Editor : AF Ichsan Rasyid