Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warung Remang-remang Masih Bertahan

Ali Sodiqin • Rabu, 13 Desember 2017 | 13:10 WIB
warung-remang-remang-masih-bertahan
warung-remang-remang-masih-bertahan

SITUBONDO – Pemkab Situbondo sudah memberikan peringatan tertulis kepada pemilik warung remang-remang yang berdiri di sepanjang pantura wilayah barat Situbondo pada tanggal 07 Desember lalu. Peringatan tersebut berisi imbauan pemerintah agar pemilik warung melakukan pembongkaran sendiri.

Tetapi dalam kenyataannya, tidak ada satupun yang sudah dibongkar. Pantauan wartawan koran ini kemarin (11/12) di sejumlah warung Pantura Desa Demung, Kecamatan Besuki, seluruh bangunan yang terindikasi kuat menyediakan wanita malam itu masih berdiri.

Salah satu pemilik warung yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, dirinya belum pindah karena masih mencari lokasi lain. “Saya mau buka warung lain. Mau makan apa kalau tidak berjualan,” katanya,

Pemilik warung yang mengaku hanya berjualan kopi dan nasi itu mengatakan, sampai saat ini dirinya belum menemukan usaha baru. Karena itu, dia merasa rugi jika warungnya dibongkar. “Tapi bagaimana lagi, saya sudah dapat surat peringatan,” katanya.

Dia menambahkan, hal serupa juga menjadi keluhan bagi pemilik warung yang lain. Mereka semua sedang kebingungan karena terancam tidak memiliki usaha lagi. “Inikan satu-satunya usaha kami,” katanya.

Sumber tersebut menambahkan, beberapa orang sudah ada yang memilih mengosongkan warungnya. Ada yang sudah memindahkan perabotannya. “Tapi orangnya masih ada disini,” imbuhnya.

Sumber lain yang juga tidak mau dikorankan mengaku, semua warung remang-remang sebenarnya tidak mempermasalahkan jika ditertibkan. “Apalagi sudah kemauan pemerintah. Cuma saya berharap ada ganti rugi. Setidaknya modal buat buka usaha baru,” katanya.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, akhir Desember ini semua warung remang-remang di wilayah barat Situbondo sudah bersih. Untuk penertibannya, dilakukan secara bertahap. “Prosedurnya juga sudah ada,” ujarnya.

Saat ini, masih pada peringatan pertama berupa perintah tertulis untuk membongkar sendiri warungnya. Jika sampai batas waktu yang diberikan belum dilakukan pembongakaran, maka diberikan peringatan kedua. “Sampai nanti peringatan ketiga,” pungkasnya.

Editor : Ali Sodiqin