BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Genteng - Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung, Banyuwangi hasil alih bentuk dari Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung, terpilih sebagai Perguruan Tinggi (PT) Islam Terbaik 2023. Penghargaan itu, diberikan oleh Harian Pagi Jawa Pos Radar Banyuwangi pada Rabu (17/1) malam di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi.
UIMSYA sebagai PT berbasis pesantren di bawah naungan Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, dianggap berjasa besar dalam mencerdasarkan anak bangsa dan meningkatkan kreativitas berlandaskan agama. “Penghargaan ini sangat membanggakan,” cetus Rektor UIMSYA, Dr KH Ahmad Munib Syafa'at Lc MEI.
Menurut Gus Munib, sapaan Dr KH Ahmad Munib Syafa'at Lc MEI, UIMSYA itu kampus terbuka. Basis pendidikan yang semula didominasi santri dengan ilmu keagamaan, kini ditambah ilmu yang tidak diajarkan di pesantren, seperti teknik, kedokteran, hukum, dan lainnya,” cetus Rektor UIMSYA, Dr KH Ahmad Munib Syafa'at Lc MEI.
Gus Munib menyabut, UIMSYA memiliki tiga fakultas dengan 11 prodi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dengan Prodi Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Inggris (TBIG), Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Tadris Matematika (TMTK), dan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (TIPA). Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) dengan Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan Prodi Ekonomi Syariah (ESY) dan Perbankan Syariah (PSY). “Yang satu Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI),” ungkapnya.
Gus Munib menyebut, UIMSYA sedang menyiapkan pendirian lima Prodi baru, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Ilmu Alquran dan Tafsir, Hukum Keluarga Islam, dan Pendidikan Agama Islam. “Kita akan buka Prodi Kesehatan,” ungkapnya.
Gus Munib menyebut, kualitas tenaga pengajar di UIMSYA bisa diandalkan. Saat ini ada 13 dosen bergelar doktor, dan sembilan dosen sedang menempuh S3. “Kami berharap UIMSYA bisa terus diberkahi agar melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi