Radarbanyuwangi.id – Tim Opsnal Unit IV Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Badung Bali berhasil membongkar praktek prostitusi online. Seorang pelaku Wahyu Dedik Kurniawan, 37, berhasil diamankan sekaligus menjadi tersangka dalam kasus ini.
Pelaku diketahui nekar menjual kekasihnya sendiri, IR, 24, kepada pria hidung belang. Tidak hanya ‘membagi cintanya’, pelaku juga menyediakan jasa layanan threesome.
Kasat Reskrim AKP M. Said Husein, SIK menuturkan praktik prostitusi ini terkuak bermula dari adanya informasi prostitusi online melalui media sosial Twitter atau X.
Akun yang menjalankan aksi tersebut bernama couxxx bxxi @caxxx. "Pelaku ini tega menjual pacarnya," ungkap Said Husen
Dari sanalah, Tim Opsnal Unit IV yang dipimpin langsung lakukan penyelidikan lebih lanjut atas kebenaran informasi tersebut.
Polisi pun menyamar untuk berkomunikasi dengan akun Twitter tersebut.
Lalu, dijawab oleh akun itu bahwa memang mencari pelanggan untuk diajak melakukan kegiatan prostitusi.
Berbagai jenis wikwik dilayani, mulai dari melakukan hubungan intim bertiga atau dikenal dengan threesome, serta swinger alias bertukar pasangan.
"Pelaku mematok tarif yang disepakati sebesar Rp 1,5 juta," tambahnya.
Perwira dengan tiga balok di pundak ini menjelaskan selain prostitusi, lelaki asal Pasuruan, Jawa Timur tersebut juga menawarkan kekasihnya untuk menjadi model majalah dewasa.
Jika menyepakati harga, pelanggan diarahkan untuk menikmati layanan esek-esek di sebuah kamar hotel, Jalan Batu Belig, Desa Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.
"Dalam penggerebekan, memang benar telah terjadi kegiatan prostitusi tersebut alias ketangkap bawah," katanya.
Dedik diamankan di TKp bersama kekasihnya, karena ketahuan berbagi cinta secara threesome.
Ada juga pacarnya dan seorang pelanggan di sana berstatus saksi. Kekasihnya hanya berstatus sebagai korban sekaligus saksi.
Petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit Hp Oppo. Satu unit Hp Realme. Uang tunai Rp 900 ribu. Dua kondom Durex yang belum terpakai.
Selain itu, sebuah kondom bekas yang sudah berisi sperma. Satu bungkus obat kuat Urat Madu Black. Selembar Selimut. dua lembar Sprei. Dua Sarung bantal. Tisu yang terpakai untuk lap. Dan sebuah pelumas Love Monogatari.
Saat diinterogasi, Dedik mengaku sudah lima kali menjajakan sang pacar kepada pelanggan.
Ulahnya sudah dilakukan selama enam bulan. "Dedik berstatus mucikari. Dia tidak ada merekrut orang lain, hanya dilakukan dengan pacarnya," lagi cetus Kasat Reskrim.
Motif, mantan pekerja kafe tersebut melakukan kejahatan ini adalah karena kebutuhan ekonomi. (*)
Editor : Niklaas Andries