RadarSitubondo.id – ASD, 50, seorang oknum guru agama di salah satu SDN Kecamatan Banyuputih diduga kuat melakukan pencabulan terhadap puluhan siswinya.
Kini kasusnya sudah ditangani penyidik pelayanan perempuan dan anak (PPA) Polres Situbondo.
Dugaan pencabulan tersebut viral di lingkungan sekolah tempat ASD mengajar. Sehingga, perbuatan bejat ASN yang mengajar sejak 2016 itu dilaporkan ke Mapolres Situbondo.
Harapannya, terduga pelaku cepat diproses dan jika terbukti bisa dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Itu kasusnya sudah lama dan dalam seminggu terakhir ini laporannya sudah masuk Polres Situbondo,” ungkap warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Rabu (8/10).
Informasi yang beredar, korban pencabulan ASD bukan hanya satu-dua orang saja. Tetapi mencapai puluhan siswi.
Para korban rata-rata siswi kelas 4 dan siswi kelas 5 hingga siswi kelas 6. Siswi yang merasa menjadi korban mengaku dipeluk, dicium, dan dipegang bagian pantatnya.
“Ini yang berani cerita sudah lulus SD. Katanya kalau sudah waktunya pulang sekolah yang dikeluarkan dulu bagian murid putra, yang siswi belakangan. Itu kalau salaman katanya dipeluk-peluk, sampe dicium juga,” katanya.
Kapolsek Banyuputih AKP Hasan Bisri membenarkan dugaan pencabulan tersebut. Namun kasusnya ditangani langsung unit PPA Polres Situbondo. “Iya kasusnya memang ada, sekarang yang nangani adalah PPA Polres Situbondo, tegas Hasan.
Kasihumas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno mengatakan jika penydik PPA sudah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi-saksi dan beberapa korban. Penyidik masih berusaha untuk menggali permulaan peristiwa.
“Untuk mengetahui bukti permulaan peristiwanya, sejumlah orang sudah diklarifikasi, tindak lanjut akan dilakukan gelar perkara,” ucap Sutrisno singkat. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin