Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dampak Anggaran Minimalis, 16 Cabor Banyuwangi Berpotensi Tak Turun di Porprov Jatim

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 13 Maret 2025 | 10:30 WIB
BELUM RESMI: Pengurus 16 cabor non-anggota berkumpul di kantor KONI Banyuwangi menunggu kepastian pemberangkatan ke Porprov Jatim 2025.
BELUM RESMI: Pengurus 16 cabor non-anggota berkumpul di kantor KONI Banyuwangi menunggu kepastian pemberangkatan ke Porprov Jatim 2025.

RADAR BANYUWANGI – Pengurus 16 cabang olahraga (cabor) non-anggota KONI Banyuwangi merapatkan barisan.

Para pengurus cabor yang berencana berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur berkumpul di kantor KONI Banyuwangi, Rabu (12/3).

Mereka berharap agar tetap bisa diberangkatkan menjadi bagian dari kontingen Banyuwangi di ajang multievent olahraga tersebut.

Perwakilan dari belasan cabor tersebut datang untuk merespons hasil rapat kerja KONI yang berlangsung pada Sabtu (8/3) lalu.

Di mana ada beberapa cabor yang meminta agar anggaran porprov dikelola oleh masing-masing cabor anggota KONI.

Jika hal tersebut terjadi, maka belasan cabor yang berstatus non-anggota dipastikan tidak bisa ikut Porprov Jatim.

Sebab, KONI tidak bisa memberikan anggaran porprov pada cabor non-anggota.

Ketua Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Banyuwangi Purwito mengatakan, dirinya berharap cabor non-anggota tetap bisa diberangkatkan.

Syaratnya, anggaran porprov harus tetap dikelola oleh KONI Banyuwangi. Sehingga, cabor non-anggota juga bisa difasilitasi untuk menjadi bagian dari kontingen Banyuwangi.

”Atlet kami sudah latihan, kalau sampai tidak berangkat kasihan. Kami berharap tetap bisa berangkat ke porprov,” harapnya.

Rapat yang digelar di kantor KONI Banyuwangi tersebut di antaranya dihadiri perwakilan dari cabor hapkido, kurash, MMA, paralayang, aeromodelling, gantole, barongsai, e-sport, IMI, kickboxing, kabbadi, triatlon, selancar, arung jeram, kriket, biliar, dan selayar.

Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah mengatakan, pihaknya berharap belasan cabor tersebut tetap bisa diberangkatkan.

Namun kembali lagi, KONI tetap harus melihat besaran anggaran yang diberikan oleh pemkab.

Khoirullah menyebut jika anggaran yang diberikan jauh di bawah pengajuan, maka akan sulit untuk memenuhi kebutuhan pemberangkatan seluruh atlet—termasuk atlet dari cabor yang belum resmi menjadi anggota KONI— ke porprov.

”Kita tetap mengupayakan agar seluruh cabor bisa diberangkatkan. Apalagi, mereka juga sudah mempersiapkan atlet. Kami masih menunggu besaran anggaran yang diberikan pemkab,” jelasnya. (fre/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#koni banyuwangi #anggaran minim #cabor #porprov jatim