Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bupati Ipuk Minta KONI Banyuwangi Jadi Fasilitator Kesejahteraan Atlet

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 10 Januari 2024 | 00:00 WIB
AUDIENSI: Bupati Ipuk Fiestiandani berfoto dengan pengurus KONI terpilih di lounge kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (8/2).
AUDIENSI: Bupati Ipuk Fiestiandani berfoto dengan pengurus KONI terpilih di lounge kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (8/2).

RadarBanyuwangi.id – Setelah terpilih menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Ahmad Khoirullah langsung tancap gas.

Bersama jajaran pengurus KONI, mantan Kepala Dispora Banyuwangi menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (8/1).

Audensi dengan Bupati berlangsung di lounge kantor Pemkab Banyuwangi. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ipuk didampingi sejumlah asisten. Demikian halnya dengan Khairullah yang didampingi para punggawa KONI.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Bupati Ipuk meminta pengurus KONI ikut memperhatikan nasib atlet setelah tak lagi produktif.

Ipuk mengatakan, atlet memiliki masa dalam perjalanan karirnya. Namun, atlet kerap lupa memanfaatkan masa keemasannya untuk mempersiapkan kehidupan di masa depan.

Akhirnya, banyak atlet yang justru menghadapi kondisi memprihatinkan setelah pensiun dari karirnya.

Di sisi lain, Pemkab Banyuwangi seolah tidak memperhatikan kondisi tersebut.

Oleh karenanya, KONI sebagai kepanjangan tangan pemerintah di bidang olahraga harus bisa menjadi fasilitator.

”Saat berjaya, atlet harus bisa menyisihkan rezekinya untuk mempersiapkan masa depan,” kata Ipuk.

Terkait peran KONI, imbuh Ipuk, atlet bisa difasilitasi untuk mendapatkan kompetensi keahlian tambahan di luar kemampuan olahraga.

Seperti keahlian di bidang bisnis, kerajinan, pertanian, perikanan, dan lainya. Dengan begitu, atlet tetap bisa berdaya setelah pensiun.

”Pengurus KONI jangan hanya fokus di bidang olahraga, tapi harus ikut memberdayakan atlet,” pintanya.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Ipuk juga mengingatkan soal transparansi pengelolaan anggaran olahraga. Dia meminta KONI terbuka, termasuk saat menerima anggaran dari luar APBD.

”Jangan sampai seperti yang kemarin, apalagi saya lihat komposisi pengurus saat ini ada dari kejaksaan, kepolisian, dan PNS,” tegasnya.

Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah mengaku siap mendukung program Pemkab Banyuwangi ke depannya.

Termasuk ikut mendorong perekonomian masyarakat dalam kejurprov yang bisa digelar setiap bulan di Banyuwangi.

”Kami siap bersinergi, termasuk untuk program pembekalan skill atlet bekerja sama dengan BLK,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#koni #olahraga #atlet #Ipuk Fiestiandani #pemkab #banyuwangi