RadarBanyuwangi.id – Tensi tinggi pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi akhirnya mereda.
Dalam lanjutan musyawarah olahraga kabupaten (musorkab) Selasa (12/12), Ahmad Khairullah menang dalam pemilihan ketua KONI melawan calon dari petahana, Mukayin.
Pada pemilihan yang diikuti 33 perwakilan cabang olahraga (cabor), KONI Jatim, dan perwakilan incumbent, Khairullah mendapatkan 19 suara. Sedangkan Mukayin meraih 16 suara.
Dalam pemilihan kemarin, satu cabor yaitu panjat tebing tidak hadir hingga dimulainya voting.
Dengan hasil tersebut, Khairullah sah menjadi nakhoda baru otoritas tertinggi olahraga di Banyuwangi selama lima tahun ke depan.
Khairullah mengatakan, kemenangannya adalah kemenangan bagi cabor yang menghendaki perubahan.
Dia berharap, dengan terpilihnya sebagai ketua KONI, seluruh cabor bisa kembali kompak untuk memajukan olahraga di Banyuwangi.
”Ada banyak program yang harus kita siapkan ke depan, termasuk presentasi cabor dan reward untuk atlet,” kata Khairullah.
Mantan Kadispora Banyuwangi itu berjanji akan tetap mengadopsi program KONI yang sudah berjalan dengan baik.
Komunikasi dengan Mukayin yang kini menjadi dewan kehormatan KONI akan tetap berjalan dengan baik.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi Dedi Suhardadi mengatakan, setelah terpilihnya ketua dan tim formatur, dia berharap bisa segera muncul kepengurusan KONI yang baru.
Dedy meminta agar tidak ada lagi kubu-kubu di tubuh cabor pascapemilihan.
”Semuanya harus kembali ke semangat sportivitas untuk membangun olahraga di Banyuwangi,” tegasnya.
Pria yang aktif di cabor golf itu mengingatkan pengurus KONI yang baru agar bisa bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi.
Tujuannya agar pengembangan olahraga berjalan dengan baik, terutama untuk peningkatan kualitas atlet.
”Ada banyak hal yang harus disiapkan oleh pengurus baru, gizi atlet, program pembinaan dan lainnya. KONI adalah pelayan cabor. Itu yang harus diingat,” tandas Dedi.
Sebelumnya, Musorkab KONI Banyuwangi berlangsung menegangkan.
Penyebabnya, kedua calon ketua, yaitu Ahmad Khairullah dan Mukayin mendapatkan suara yang sama saat proses pemilihan yang berlangsung di Hotel Ketapang Indah, Sabtu (9/11) lalu.
Musorkab akhirnya digelar lagi di kantor KONI Banyuwangi, Selasa (12/12).
Pada musorkab di Hotel Ketapang Indah, kedua calon sama-sama mendapatkan 18 suara dari 34 perwakilan cabor, satu pengurus KONI demisioner, dan satu pengurus provinsi.
”Sesuai dengan hasil konsultasi ke KONI Jatim, kami putuskan pemilihan ulang dilakukan pada 12 Desember. Hal ini sesuai dengan habisnya masa aktif pengurus lama,” ujar Ketua Sidang Pleno, Pebdi Arisdiawan, kala itu. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin