RadarBanyuwangi.id – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Banyuwangi akan digelar pada Sabtu (9/12) mendatang di Hotel Ketapang Indah.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi berpesan kepada panitia supaya bersikap netral selama proses penetapan hingga pelaksanaan musorkab berlangsung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi mengatakan, musorkab merupakan hajat dan kepentingan banyak orang yang diwakili oleh suara cabor.
Jika panitia musorkab yang diisi pengurus KONI periode sebelumnya tidak netral, Aziz khawatir akan terjadi permasalahan di kemudian hari.
Apalagi, imbuh Aziz, dalam pemilihan kali ini incumbent ikut mendaftarkan diri.
”Panitia harus netral, terhadap calon siapa pun yang mendaftar. Saya tidak ingin panitia menjadi pihak yang punya andil memenangkan salah satu calon,” tegasnya.
Aziz berharap, cabor-cabor yang memiliki hak suara bisa melakukan pemilihan dengan memilih calon terbaik. Sehingga, ke depannya KONI bisa dipimpin oleh sosok yang tepat.
Mantan kepala Bangkesbangpol Banyuwangi itu menambahkan, dalam musorkab nanti akan ada calon yang menang dan kalah.
Aziz berharap, apa pun hasilnya, iklim olahraga di Banyuwangi tetap berjalan dengan kondusif. Karena itu, salah satu kuncinya yakni bagaimana panitia membawa jalannya musyawarah.
Sementara itu, dari hasil pengumpulan formulir pendaftaran calon ketua KONI Banyuwangi, hanya ada dua kandidat yang muncul.
Yaitu, ketua KONI incumbent Mukayin dan Ketua Cabor Muaythai Khairullah.
”Kami akan tunggu hasil penetapannya seperti ini apa, semoga musorkab tetap berjalan kondusif,” tandas Aziz. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin