Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tanding di Blitar, Atlet Panjat Tebing Banyuwangi Raih Tiga Medali Kejurprov Jatim

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 20 November 2023 | 22:30 WIB
TIGA MEDALI: Atlet panjat tebing Banyuwangi Alina Jasmine mendapat medali emas dari nomor Boulder Junior Putri di Kejurprov FPTI Jatim di Blitar, Minggu (19/11).
TIGA MEDALI: Atlet panjat tebing Banyuwangi Alina Jasmine mendapat medali emas dari nomor Boulder Junior Putri di Kejurprov FPTI Jatim di Blitar, Minggu (19/11).

RadarBanyuwangi.id – Tren positif prestasi Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing Banyuwangi berlanjut.

Cabor tersebut mengoleksi medali di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2023 yang digelar di Blitar, Minggu (19/11).

Medali Kejurprov kali ini hanya selang beberapa bulan  setelah Cabor Panjat Tebing berhasil pecah telur.

Tepatnya saat para atlet panjat tebing Banyuwangi meraih dua medali perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim September lalu.

Kali ini, Cabor Panjat Tebing berhasil membawa satu medali emas dan dua medali perak. Medali emas dipersembahkan Alina Jasmine dari nomor Boulder Junior Putri.

Sedangkan medali perak disumbangkan Risky Dwi Mahardikan di kelas Speed Classic Junior Putra dan Aina Jamine di kelas Speed Classic Junior Putri.

Dengan perolehan tiga medali tersebut, kontingen Panjat Tebing Banyuwangi berhasil finish di peringkat lima Kejurprov Jatim 2023.

Banyuwangi terpaut tipis dengan Kota Malang di peringkat empat yang berhasil mengoleksi dua medali emas dan satu medali perak.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banyuwangi Joko Kwat Widodo mengatakan, tim Banyuwangi sebenarnya berpeluang mendapat emas di nomor Speed Classic.

Sejak awal, dirinya sudah menargetkan kepada dua atletnya yang turun di Kejurprov.

Apalagi, saat kualifikasi keduanya unggul catatan waktu dan masuk kategori best time. Namun sayang, saat pertandingan Riski Dwi justru harus kalah dengan atlet Ponorogo Deden Irfan.

Begitu juga Aline Jasmine yang harus puas berada di peringkat kedua di bawah atlet asal Surabaya, Inna Nikhmatul Laily.

“Kita sebenarnya berpeluang emas di speed karena saat kualifikasi kita masuk best time,” kata Djoko.

FPTI Banyuwangi membawa delapan atlet untuk turun di Kejurprov FPTI Jatim 2023. Namun, semua atlet yang turun di nomor Lead tidak bisa menembus peringkat tiga besar.

Djoko mengatakan, masalah fasilitas menjadi kendala yang membuat atletnya tak bisa tampil maksimal.

“Kita masih ketinggalan fasilitas latihan di nomor Lead. Kita belum punya volume pegangan yang baru. Berbeda dengan kabupaten yang masuk peringkat tiga besar. Semuanya sudah punya,” pungkasnya. (fre/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Kejurprov #panjat tebing #blitar #jatim #banyuwangi #medali