RadarBanyuwangi.id – Pantai Sijile atau Sejile di Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, memakan korban.
Seorang remaja berusia 16 tahun tenggelam dan hilang setelah menaiki perahu kano milik pengelola Pantai Sejile, Baluran.
Remaja yang hilang Pantai Sejile di tersebut bernama Aril, warga Dusun Ranurejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
Aril tenggelam di pantai Sejile, tepat pada hari coblosan 14 Februari 2024. Tubuh Aril dinyatakan hilang sekitar pukul 11.30 WIB.
Awalnya, Aril bermain dengan tiga orang kawannya sejak pukul 07.30 WIB.
Empat bocah tersebut mengendarai dua perahu kano milik pengelola pantai Sejile.
Akibat bermain tanpa pengawasan, akhirnya mereka terlalu masuk ke tengah pantai.
“Di lokasi wisata tidak ada penjaga karena tutup. Tapi anak-anak itu tetap bermain perahu kano. Satu perahu kano dikendarai Aril, satu kano lagi dikendarai tiga teman Aril,” kata Puriyono, Koordinator BPBD Situbondo.
Sekitar setengah jam bermain bersama, Aril meminta tiga temannya pulang.
Sedangkan Aril konon masih ingin menunggu tiga teman lainnya yang katanya akan datang ke pantai Sejile untuk berenang.
“Saat tiga teman yang pertama pulang. Aril sempat bertemu tiga temannya yang baru datang. Aril terlihat berdiri di atas perahu kano sambil melambaikan tangan. Habis melambaikan tangan langsung jatuh dan tidak bisa naik ke perahu lagi,” kata Puriyono.
Melihat insiden tersebut, teman-teman Aril panik dan langsung menuju rumah Aril untuk melaporkan kepada orang tuanya.
Dari laporan tersebut, pihak keluarga langsung laporan ke Pos Perhutani Batu Numpuk, Baluran Situbondo.
“Kami dapat laporan sekitar pukul 13.00. Pukul 15.20 tim gabungan antara BPBD dan Satpolairud Polres Situbondo melakukan pencarian ke tengah laut. Hingga pukul 17.30 belum dapat petunjuk,” pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin