SITUBONDO, RadarBanyuwangi.id – Sebuah kandang sapi milik Nidin, 55, warga Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, hangus terbakar, Minggu (26/11).
Selain kandangnya yang rata dengan tanah, satu ekor sapi milik Nidin juga tewas terpanggang.
Peristiwa nahas itu diawali dari Nidin membersihkan sisa jerami di dekat kandangnya. Berikutnya tumpukan jerami dibakar dekat dengan kandang.
Saat membakar, Nidin tidak langsung meninggalkan tempat. Kakek tersebut memastikan jerami habis terbakar agar tidak merembet ke kandang sapi.
Setelah nyala api dianggap padam, kakek Nidin berangkat mencari rumput untuk pakan sapinya. Namun siapa sangka, begitu Nidin berada di ladang api yang dikira mati, malah membesar dan melebar ke kandang.
"Nidin mengaku sudah menganggap api mati, dia tidak sadar kalau ada sisa api yang akan merembet ke kandangnya," ungkap koordinator BPBD Situbondo Puriyono.
Kata Puriyono, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 diketahui pertama kali oleh tetangga Nidin.
Melihat api yang menguasai kandang banyak warga yang datang untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya. "Api sudah terlalu besar, angik juga kencang jadi sulit dipadamkan," tegas Puriyono
Dikatakan, dalam kandang tersebut ada dua ekor sapi. Yang berhasil diselamatkan hanya satu dan satunya mati terpanggang.
"Warga sudah berusaha semaksimal mungkin. Meskipun api besar masih sempatkan untuk memotong tali hingga sapi kabur. Satu ekor tidak bisa kabur, sudah mati di tempat," ucap Puriyono.
Dari kejadian tersebut, Nidin mengalami kerugian hingga belasan juta. Sebab kandang berukuran 7×5 itu ludes dimakan si jago merah, ditambah satu ekor sapi yang mati terpanggang.
"Taksiran kerugian Rp 15 juta. Dugaan terjadinya kebakaran akibat membakar sampah yang lupa dimatikan," tutup Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin