Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Situbondo Diguyur Hujan Perdana, Petani di Lubawang Banyuglugur Meninggal Dunia Disambar Petir

Humaidi. • Senin, 20 November 2023 | 19:45 WIB
BERDUKA: Perangkat Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, menjenguk warganya, Yudi yang meninggal tersambar petir, Rabu lalu (15/11), pukul 17.30.
BERDUKA: Perangkat Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, menjenguk warganya, Yudi yang meninggal tersambar petir, Rabu lalu (15/11), pukul 17.30.

SITUBONDO, RadarBanyuwangi.id – Hujan perdana yang mengguyur Situbondo bagian barat berbuah petaka. Yudi, 43, meninggal dunia saat bekerja di ladang miliknya, Rabu lalu (15/11) sekitar pukul 15.00 WIB.

Warga Dusun Krajan, Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, itu menghembuskan nafas terakhir paska disambar petir saat membetulkan genteng gubuk yang ada di ladang.

Mulanya, pasangan suami istri (Pasutri) Yudi dan istrinya, Tija berangkat bareng ke ladang sekitar pukul 06.00. Keduanya hendak membersihkan rumput. Setengah hari bekerja, sekitar pukul 14.30 turun gerimis.

Karena gerimis disertai dengan petir, pasutri itu berteduh ke gubuk, kebetulan gubuk sedang bocor dan harus dibenahi. Saat itu, Yudi membetulkan atap gubuk sedangkan istrinya beristirahat di dalam gubuk.

Tidak lama kemudian, petir menyambar Yudi hingga terjatuh dari atas gubuk. Yudi sempat mengerang karena sakit, begitu dilihat oleh Tija posisinya sudah terlentang menghadap ke utara.

Melihat hal tersebut, Tija  langsung berteriak meminta tolong hingga banyak petani yang dekat dengan ladangnya merapat dan melihat kondisi Yudi yang sudah tidak tidak sadarkan diri dan langsung membawa pulang ke rumah duka.

Musibah tersebut langsung dilaporkan kepada perangkat desa hingga mendatangkan tim medis setempat untuk melakukan pemeriksaan.

Namun, Yudi sudah dinyatakan meninggal dunia akibat tersambar petir di bagian perut.

“Kata tetangga korban, hujan ini merupakan hujan perdana, itu pun hanya gerimis tapi bersamaan dengan petir dan langsung memakan korban,” tegas koordinator BPBD Situbodno Puriyono.

 Kata Puriyono, pihak keluarga tidak memperpanjang persoalan dan menandatangani surat pernyataan. “Jenazah pak Yudi dikuburkan habis salat isyak,” tutup Puriyono. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #jatuh #Petani #disambar #petir #hujan #Banyuglugur #Gubuk