RADAR SITUBONDO – Peringatan Hari Jadi Besuki (HJB) ke-259, banyak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Mereka menilai momentum tersebut mampu untuk kembali menghidupkan kejayaan Besuki di masa lalu.
Gus Barrun, salah satu tokoh masyarakat berharap perayaan HJB ke-260 mendatang dapat digelar lebih meriah lagi dari tahun ini.
Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kejayaan Besuki sebagai kota karesidenan yang maju.
“HJB kita harapkan menjadi kegiatan even yang digelar lebih besar. Ya mengembalikan kekuatannya, sama halnya Besuki di masa lalu,” ujarnya, Senin (25/9).
Gus Barrun mengatakan, even HJB dalam rangka untuk mengingatkan kembali peristiwa sejarah besar yang pernah terjadi di Besuki, Situbondo.
Itu dibuktikan dengan banyaknya peninggalan bangunan bersejarah yang ada di Besuki hingga saat ini.
“Mengenang sejarah perjalanan Besuki sebagai kota karesidenan Besuki. HJB ini memiliki makna tersendiri seperti mensuritauladani masa kejayaan zaman dahulu,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Halil Damar Budiarto, pada zamannya Karisidenan Besuki membawahi empat kabupaten yang ada di wilayah tapal kuda. Yakni, Kabupaten Situbondo, Banyuwangi, Jember dan Bondowoso.
“Maka ke depan kita harapkan peringatan HJB juga melibatkan jajaran Pemkab Situbondo, Banyuwangi, Jember dan Bondowoso sebagai wilayah yang menjadi eks Karesidenan Besuki,” jelasnya.
Selain itu, Halil mengatakan, upaya memperingati HJB dalam rangka edukasi terhadap masyarakat.
Baca Juga: Sejumlah Siswa SMAN 1 Kapongan Berhasil Karungi Bermacam Prestasi
Sebab, butuh waktu panjang untuk memberitahu dan menyadarkan masyarakat tentang kebesaran Besuki di masa lalu.
“Bermula dari kegiatan yang sangat sederhana sampai akhirnya dapat mengedukasi masyarakat maupun organisasi pemerintajan” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin