RADAR SITUBONDO - Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Pantura Simpang Tiga Asembagus, Senin Lalu (31/7) sekitar pukul 16.30. Truk bernopol P 9287 LZ yang sedang mengangkut lima ton tebu lebih terguling.
Truk melaju dari arah barat hendak mengantarkan tebu ke PG Asembagus. Setibanya di lokasi kejadian, as roda bagian belakang patah hingga muatannya tumpah ke jalan.
"Tebu itu hampir mengenai pedagang gorengan, untungnya lagi tidak ada pengendara yang hendak mendahului hingga tidak ada korban. Sopirnya juga tidak apa-apa," kata Taufik, Selasa (1/8).
Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, jalur pantura khusus jalur utara macet total. Sebab tebu sebanyak lima ton lebih itu tumpah ke badan jalan.
"Jalan sempat terganggu, tapi bagian utara saja. Untuk jalur di selatan normal. Kan memang satu arah," imbuh Taufik warga Asembagus.
Kata dia, truk tersebut diduga kuat sudah tidak layak jalan. Sebab pajaknya sudah mati sejak tahun 2019. "Sudah tidak layak jalan masih dipaksakan, ini membahayakan bagi orang lain," ujar Taufik.
Kanitlaka Polres Situbondo, Ipda Kadek Yasa mengatakan, pihaknya sudah turun langsung dalam menangani laka tunggal tersebut. Namun, dia belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai pajak truk yang mati.
"Kalau dikatakan kelebihan muatan tidak. Kalau memang pajak truknya mati, kami belum fokus. Saat penanganan hanya fokus lalin dulu karena ada giat di Asembagus," tutup Kadek. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin