Salah satu warga di Desa Sumberargo, Sumarno mengatakan, jembatan yang rusak akibat bencana alam itu sudah dibangun kembali menggunakan bahan seadanya. Yakni dengan memanfaatkan pohon bambu sebagai bangunan sementara. Ini dilakukan agar masyarakat bisa secepatnya melintas di sungai tersebut.
”Karena jembatan ini merupakan satu-satunya jalan penghubung antara Desa Sumberargo dengan Desa Petung. Sehingga, harus segera diperbaiki untuk memudahkan aktivitas masyarakat,” ujarnya, Kamis (4/5).
Sumarno menyebut, meski jembatan tersebut sudah bisa dilalui masyarakat kembali, warga menginginkan agar pemerintah tetap memperbaiki ulang dengan membuat jembatan beton. ”Harapannya kepada pemerintah daerah nantinya dibangun jembatan yang lebih kuat dan tahan terhadap banjir,” harapnya.
Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyebutkan, personel TNI-Polri ikut bergotong royong dengan warga Desa Sumberargo untuk membangun kembali jembatan yang rusak akibat terjangan banjir. ”Untuk sementara dibangun jembatan darurat agar masyarakat di Desa Sumberargo dan Desa Pakem bisa beraktivitas kembali. Sebab, jembatan tersebut satu-satunya penghubung dua desa untuk transportasi kegiatan sehari-hari dan perekonomian masyarakat,” ujarnya. (wan/pri/c1) Editor : Muhammad Khoirul Rizal