Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyampaikan, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengabarkan adanya peredaran narkoba yang dilakukan Amir. Dari laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga penggerebekan di rumah Amir. ”Saat kami menggeledah rumah Amir, kami menemukan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 8,89 gram,” tegasnya.
Petugas juga menyita lima barang bukti. Yakni, dua plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 2,19 gram, satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,5 gram, satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,27 gram, dan satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,24 gram, serta satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,13 gram.
”Kami juga menemukan tiga pipet kaca berisi sisa sabu, di antaranya satu pipet kaca berisi sisa sabu dengan berat kotor 2,10 gram, satu pipet kaca berisi sisa sabu dengan berat kotor 1,64 gram, dan satu pipet kaca berisi sisa sabu dengan berat kotor 1,73 gram,” tegas Kapolres Dwi.
Dari hasil pemeriksaan sementara dan bukti-bukti yang berhasil disita oleh anggota Satreskoba, Amir bukan hanya pemakai sabu-sabu, tetapi juga pengedar. ”Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan peredaran sabu dari tersangka Amir. Dalam proses penyidikan, Amir dijerat Pasal 114 Ayat 1 Subpasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Kapolres Dwi. (hum/pri/c1) Editor : Muhammad Khoirul Rizal