Uang senilai Rp 4,8 juta yang disimpan dalam jok motor Yamaha Mio dengan nopol P 5712 ED lenyap. Uang itu merupakan hasil donasi masyarakat untuk acara maulid nabi. Saat kejadian, rencananya hendak disetorkan ke Masjid Besar Al Karomah.
"Aksi pencurian terjadi sekitar pukul 18.00. Saat korban sedang mengikuti Salat Isyak berjamaah," ujar Kapolsek Asembagus Iptu Gede Sukarmadiyasa kepada koran ini.
Gede mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak menyetorkan hasil sumbangan masyarakat. Uang disimpan di dalam jok motor sejak korban berangkat dari rumah. Namun, jelas Gede, saat korban sampai di Masjid tidak langsung disetorkan. Korban memilih untuk melaksanakan Salat Isyak berjamaah dulu. "Kendaraan korban diparkir di sebelah barat paling selatan area parkir masjid," cetusnya.
Setelah salat berjamaah, masih kata Gede, kurang lebih dua puluh menit kemudian, korban kembali ke tempat parkir sepeda motor untuk mengambil uang. Namun, betapa terkejutnya dia, karena setelah membuka jok, dia tak lagi melihat uangnya. Ada orang yang tidak dikenal telah mengambilnya. "Setidaknya ada sekitar Rp 4,8 juta uang yang akan digunakan untuk acara Maulid Nabi tersebut," ungkap Kapolsek.
Gede menambahkan, aksi tersebut sudah terekam CCTV masjid. Dari video pengintai tersebut, terlihat ada yang melakukan aksi pencurian. Pelaku datang menggunakan motor metic tanpa plat nomor ke TKP. "Ada seorang terduga pelaku, dengan menggunakan jaket warna biru. Pelaku melarikan diri ke arah selatan," jelasnya.
Gede menegaskan, aksi kriminalitas tersebut sudah diselidiki. Anggota Polsek Asembagus tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku. "Tentunya kita akan bertindak tegas melakukan penyelidikan untuk bisa mengamankan para pelaku," tegasnya. (rio/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal