Selasa, 23 Apr 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Soal Pemilu 2019, Pangdam Brawijaya Tegaskan TNI Tetap Netral

19 Maret 2019, 19: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KUNJUNGAN PERDANA: Pangdam Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi menanam pohon durian di depan monumen Kodim 0825 Banyuwangi, Seni (18/3).

KUNJUNGAN PERDANA: Pangdam Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi menanam pohon durian di depan monumen Kodim 0825 Banyuwangi, Seni (18/3). (FREDY/RABA)

BANYUWANGI –  Panglima Kodam V Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi berkunjung ke Banyuwangi, Senin (18/3). Mantan Pa Sahli Tk III Bidang Hubint Panglima TNI itu, langsung disambut Forpimda Banyuwangi bersama beberapa tokoh lintas budaya dan agama.

Begitu tiba, jenderal bintang dua itu menyalami seluruh perwira TNI di Kodim 0825 Banyuwangi. Wisnoe juga sempat melakukan penanaman pohon durian di depan monumen Kodim. Selanjutnya dia masuk dan memberikan pengarahan internal di hadapan ratusan anggota TNI-AD.

Wisnoe mengatakan, kunjungan ke Banyuwangi sebagai agenda perkenalan kepada jajaran yang ada di bawah Kodam. Jenderal kelahiran Surabaya itu juga mengagendakan kunjungan ke Situbondo dan Probolinggo di hari yang sama. ”Saya ingin bertatap muka langsung dengan anggota, karena mungkin selama ini mereka hanya melihat dari gambar saja,” ujarnya.

Selama di Banyuwangi, Wisnoe ingin melihat langsung sinergitas yang terjadi di daerah. Terutama peran TNI dalam berkolaborasi dengan pemkab, Polri, dan tokoh agama untuk membangun daerah. Wisnoe cukup antusias ketika disinggung terkait kerja sama antara pemkab dan TNI, terutama Kodim dan Kodam.

”Kerja sama dengan pemkab ada yang tingkat nasional dan daerah beserta turunannya. Jika ada sudah berjalan, monggo untuk bisa diteruskan,” kata mantan Danrem 084/Bhaskara Jaya itu.

Wisnoe juga menegaskan kunjungannya kali ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait Pemilu 17 April 2019 nanti. TNI harus netral dalam proses perjalanan pemilu. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih tenang dalam masa proses demokrasi ini. ”Aturannya sudah jelas, mereka yang melanggar akan langsung dihadapkan ke Denpom dan berlanjut ke peradilan. Hukumannya sudah jelas bagi yang tidak netral” tegas Wisnoe.

Wisnoe yakin wilayah Jawa Timur akan tetap aman dalam masa pemilu kali ini. Apalagi Jatim sudah mengalami pilkada sebelumnya dan terbukti lancar. ”Kita siapkan 17 ribu pasukan, 14 ribu dari angkatan darat, 2.500 dari Angkatan Laut, dan 1.000 dari Angkatan Udara. Nanti semua akan kita deploy (sebar) ke daerah-daerah,” pungkasnya.

(bw/fre/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia