Sabtu, 23 Mar 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling

Rute Internasional di Bandara Banyuwangi Sasar Traveler

11 Januari 2019, 16: 59: 10 WIB | editor : Ali Sodiqin

LOW SEASON: Penumpang turun dari pesawat Citilink di terminal Internasional Bandara Banyuwangi menuju gate kedatangan, kemarin.

LOW SEASON: Penumpang turun dari pesawat Citilink di terminal Internasional Bandara Banyuwangi menuju gate kedatangan, kemarin. (Shulhan Hadi/RaBa)

BANYUWANGI - Rute penerbangan internasional Banyuwangi–Malaysia saat ini terus digenjot pihak Maskapai Citilink. Memasuki pekan pertama 2019, anak perusahaan Garuda Indonesia Airlines ini membuka promo tiket murah Rp 800 ribu.

Perwakilan Citilink Banyuwangi Dadang Teguh Setiawan menyebutkan, langkah berani ini sengaja dilakukan untuk mengisi masa low season di caturwulan pertama 2019. Bulan-bulan ini, semua agensi perjalanan khususnya di dunia penerbangan mengalami masa yang berat. Sebagian besar warga lebih fokus di aktivitas kerja atau sekolah. ”Januari hingga April ini low season,” terangnya.

Dia menyebutkan, diskon ini sebenarnya ditujukan kalangan muda yang menggemari travelling. Potensi peminat travelling di berbagai daerah, termasuk Banyuwangi saat ini cukup tinggi. Dengan adanya tiket murah ini, dia berharap para traveller dari kalangan milenial dan generasi Z bisa memanfaatkannya dengan baik. ”Semua kita jangkau, tapi dominan traveller ini,” ucapnya.

Dadang menyebutkan, secara jumlah isian saat ini masih sama dengan beberapa waktu lalu. Namun, jika melihat tren saat ini sudah mulai banyak warga yang tertarik. Mereka membincangkan murahnya tiket perjalanan ke luar Malaysia ini. Menurut prediksinya, peningkatan penumpang akan mulai terlihat di Minggu ketiga Januari. ”Minggu ketiga semoga ada perubahan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak Angkasa Pura menilai langkah Citilink ini sangat berdampak terhadap potensi wisata. Dengan adanya tiket murah ini, bisa membuka peluang kunjungan yang lebih besar. ”Ini secara tidak langsung mendorong pariwisata Banyuwangi,” ucapnya.

Sementara itu, kalangan penggemar travelling memiliki gagasan sedikit berbeda. Irfan Faiz, warga Banyuwangi yang kini menjadi operator perjalanan wisata di Jogjakarta ini mengungkapkan, promo yang dilakukan Citilink lebih berpotensi mendatangkan wisatawan dari Malaysia ke Banyuwangi. ”Sebenarnya objeknya lebih banyak di sini,” terangnya.

Atau jika para operator perjalanan pariwisata dari Banyuwangi mau sedikit berupaya, wisatawan domestik dari luar Banyuwangi bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Mereka bisa ditarik ke Banyuwangi dan selanjutnya ke Malaysia melalui Bandara Banyuwangi. ”Harganya relatif murah, agen mungkin bisa kerja sama dengan airline,” kata pemilik yukngetrip.com ini.

(bw/sli/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia