Jumat, 18 Jan 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Rasionalisasi THL Ditarget Tuntas 15 Januari

08 Januari 2019, 10: 40: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SELEKSI: Para THL menjalani SKD di kantor BKD Banyuwangi kemarin (7/1).

SELEKSI: Para THL menjalani SKD di kantor BKD Banyuwangi kemarin (7/1). (SIGIT HARIYADI/JAWAPOS.COM)

Tes THL Ditarget Tuntas 15 Januari

Rasionalisasi Tenaga Harian Lepas

BANYUWANGI – Proses evaluasi dan rasionalisasi Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Banyuwangi kembali bergulir. Setelah 1.021 orang menjalani seleksi kompetensi dasar (SKD) yang berlangsung sejak 27 Desember lalu, giliran 360 THL menjalani seleksi serupa di kantor Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Banyuwangi kemarin (7/1).

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, para THL menjalani SKD dengan sistem computer assisted test (CAT) layaknya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 lalu. Setelah selesai mengikuti SKD, para THL langsung menjalani tes lanjutan, yakni wawancara. Proses wawancara tersebut juga digelar di kantor yang berlokasi di Jalan Agus Salim, Banyuwangi tersebut.

Kepala BKD Nafiul Huda mengatakan, pihaknya menargetkan rangkaian proses rasionalisasi THL tersebut tuntas sebelum 15 Januari mendatang. Artinya, sebelum 15 Januari, sebanyak 3.660 THL sudah tuntas menjalani proses seleksi. ”Maka kami mengoptimalkan waktu yang ada. Jika sebelumnya SKD digelar lima sesi dalam sehari, mulai hari ini (kemarin) tes digelar enam sesi per hari. Setiap sesi diikuti 60 peserta,” ujarnya.

Huda menambahkan, di antara 3.660 THL tersebut, sebanyak 700 pesapon tidak menjalani tes SKD, melainkan langsung tes wawancara. ”Hanya saja pesapon tetap kita panggil sekalian untuk pendataan. Sebab, pendataan tersebut sudah terkoneksi dengan nomor induk kependudukan (NIK), sehingga dipastikan tidak ada THL yang bertugas di dua instansi yang berbeda atau double job,” tuturnya.

Huda membenarkan peserta yang selesai menjalani SKD langsung menjalani tes wawancara. Wawancara tersebut dilakukan oleh Tim Reformasi Birokrasi Pemkab Banyuwangi yang terdiri dari unsur Asisten Administrasi Pembangunan (Aspem), Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, Bagian Organisasi, serta BKD Banyuwangi. (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia