Sabtu, 23 Mar 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi
SMK Muhammadiyah 1 Genteng

Resmikan Teaching Factory Muhi Printing

07 Desember 2018, 20: 00: 32 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MODERN: Kacab Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono (kiri) meninjau ruang printing didampingi Kepala SMK Muhi Genteng Taslim (tiga dari kanan), ketua Dikdasmen Muhammadiyah Nawachid (lima dari kanan), kemarin (5/12).

MODERN: Kacab Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono (kiri) meninjau ruang printing didampingi Kepala SMK Muhi Genteng Taslim (tiga dari kanan), ketua Dikdasmen Muhammadiyah Nawachid (lima dari kanan), kemarin (5/12). (THOMY FOR JAWAPOS.COM)

GENTENG-Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) seutuhnya dengan berlandaskan nilai-nilai Islam, SMK Muhammadiyah 1 (Muhi) Genteng yang beralamat di Jalan KH Ahmad Dahlan nomor 10 Genteng, meresmikan gedung Teaching Factory Muhi Printing, kemarin (5/12).

Peresmian yang ditandai pemotongan pita itu, dilakukan oleh kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono, dengan didampingi kepala SMK Muhi Genteng Taslim, ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Mukhlis Lahuddin, dan ketua Dikdasmen Muhammadiyah Banyuwangi H Nawachid.

Gedung Teaching Factory Muhi Genteng yang diresmikan itu berisi satu unit mesin plotter yang bisa mencetak banner, baliho, spanduk, dan lainnya. Peralatan itu, bisa dipakai oleh para siswa SMK Muhi Genteng jurusan Multimedia. “Sekarang itu SMK wajib dengan kegiatan teaching factory atau menggandeng atau berkolaborasi dengan dunia usaha atau industry,” kata kepala Cabang Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono.

BERSAMA: Istu Handono bersama kepala SMK Muhi Genteng Taslim, ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi Mukhlis Lahuddin foto bersama di depan gedung teaching factory Muhi Printing, kemarin (5/12).

BERSAMA: Istu Handono bersama kepala SMK Muhi Genteng Taslim, ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi Mukhlis Lahuddin foto bersama di depan gedung teaching factory Muhi Printing, kemarin (5/12). (THOMY FOR JAWAPOS.COM)

Selain itu, tambah dia, ini juga bentuk perwujudan atau implementasi program revitalisasi SMK yang disalurkan oleh pemerintah. SMK itu tidak lagi bercerita, tetapi SMK sudah masuk rumpun vokasi. “Murid diajari praktik, setelah lulus kita punya tenaga ahli pada tingkat menengah,” katanya.

Istu berharap, dengan memiliki keterampilan ini para siswa yang tidak melanjutkan pendidikan sudah punya pegangan, tinggal menambahkan. “Saya menyambut baik pembukaan teaching factory di SMK Muhammadiyah 1 Genteng ini. Saya melihat sekolah ini potensinya bagus, jurusannya bagus dan oke,” ujarnya seraya berharap SMK Muhi Genteng bisa terus berkembang lagi.

Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi, H Nawachid mengatakan selama ini berkeinginan memiliki lembaga pendidikan yang bisa memberi pelayanan pada masyarakat. “Anak-anak setelah lulus dari sekolah mendapatkan ilmu yang bisa diterapkan pada masyarakat,” ungkapnya.

Keinginan itu, terang dia, mulai terwujud melalui peresmian teaching factory berupa Muhi printing dan sebagainya. Jadi, siswa selama belajar tidak hanya diberikan teori-teori, tapi mempunyai ilmu keterampilan sesuai dengan Kurikulum 2013 (K 13). “Saya berharap ke depan di SMK Muhammadiyah ada semacam jurusan perhotelan atau pariwisata, dan mempunyai laboratorium home stay, serta bisa menambah pelayanan pada masyarakat,” cetusnya.

Sementara itu, kepala SMK Muhammadiyah 1 Genteng Taslim menyampaikan peresmian Teaching Factory Muhi Printing ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan, khususnya di dalam mencetak banner. “Harapannya, ke depan para siswa tidak menjadi pekerja, tapi mereka akan mencari pekerja, khususnya usaha mandiri di bidang printing,” katanya.

Taslim bersykur pemerintah memberikan kesempatan pada sekolahnya untuk melakukan teaching factory dan ini dianggap sangat membantu. “Muhi Printing ini melayani kebutuhan masyarakat yang akan membuat banner, baliho, spanduk, atau lainnya,” ujarnya.

Menurut Taslim, SMK Muhi Genteng saat ini memiliki enam kompetensi keahlian, yakni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Jurusan Multimedia,  Jurusan Akuntansi, Jurusan Adninistrasi Perkantoran, Jurusan Pemasaran, dan Jurusan perhotelan.(abi)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia