Selasa, 18 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Info Rumah Sakit

Pernefri Dukung Peningkatan Layanan HD di RS Al Huda Genteng

05 Desember 2018, 17: 20: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

CUCI DARAH: Pernefri Korwil Jatim mengunjungi Instalasi Hemodialisa di RS Al Huda Gambiran, Banyuwangi, Kamis lalu (29/11).

CUCI DARAH: Pernefri Korwil Jatim mengunjungi Instalasi Hemodialisa di RS Al Huda Gambiran, Banyuwangi, Kamis lalu (29/11). (RS Al Huda For RaBa)

GAMBIRAN – Upaya peningkatan layanan yang paripurna terus digenjot oleh manajemen Rumah Sakit Al Huda (RSAH). Terutama, pelayanan terkait cuci darah alias hemodialisa (HD).

Perkembangan terakhir, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Koordintor Wilayah Jawa Timur (Korwil Jatim) yang diwakili oleh dr Widodo SpPD KGH mengunjungi Instalasi Hemodialisa/HD RSAH Kamis lalu (29/11). Mereka berkunjung dalam rangka pembinaan dan supervisi terhadap pelayanan HD di RSAH.

Widodo mengatakan, kunjungan kali ini sebagai tanggung jawab dari Pernefri sebagai wadah dalam memantau, membina, dan menjaga mutu standar pelayanan HD. ”Terutama di Instalasi HD seluruh Jawa Timur,” ujarnya.

Dia menjelaskan, perkembangan pasien yang membutuhkan layanan HD saat ini sangat cepat. Unit-unit HD yang tersedia sudah mulai penuh. Karena itu, meski jadwal ritme yang sibuk, prosedur harus tetap dijalankan sesuai dengan standar yang berlaku. ”Ini demi menjaga mutu dan keselamatan pasien, serta keselamatan petugas,” tuturnya. 

Sementara itu, Penanggung Jawab Instalasi HD RSAH dr Jamal SpPD mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan kunjungan atau supervisi rutin dari Pernefri Jatim. Saling sharing dan diskusi pengalaman tentang ilmu baru, sangat diperlukan. ”Sebagai support kepada Instalasi HD RSAH agar terus meningkatkan kualitas layanan,” ujar Jamal.

Menurut Jamal, pihaknya memprioritaskan kesembuhan atau upaya meningkatkan derajat kesehatan bagi penderita gagal ginjal. Dengan menerapkan pelayanan berdasar keselamatan pasien, mereka tetap bisa menjalankan aktivitas secara normal.”

Direktur RSAH dr Indiati MMRS menjelaskan, RS Al Huda memiliki 28 mesin HD. Sedangkan layanan terbagi menjadi tiga shift per hari. ”Layanan hemodialisa di RS Al Huda siap layani pasien HD, baik pasien umum, maupun bagi peserta BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Dia menambahkan, peserta BPJS Kesehatan akan dilayani tanpa cost sharing bila sesuai dengan prosedur, syarat, dan ketentuan yang telah ditetapkan BPJS.

(bw/*/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia