Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Rembang Tiru Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

19 November 2018, 08: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DUA KEPALA DAERAH: Bupati Anas dan Bupati Hafidz bersalaman sebelum menyaksikan ajang Banyuwangi Fashion on Pedestrian di kawasan Taman Blambangan, Jumat sore (16/11).

DUA KEPALA DAERAH: Bupati Anas dan Bupati Hafidz bersalaman sebelum menyaksikan ajang Banyuwangi Fashion on Pedestrian di kawasan Taman Blambangan, Jumat sore (16/11). (Humas Pemkab Bwi For RaBa)

BANYUWANGI – Banyuwangi kembali menjadi jujugan studi pemerintah daerah lain di tanah air. Setelah baru-baru ini (13/11) Bupati Sumedang bersama jajaran menimba ilmu di kabupaten berjuluk The Sunrise of Java tersebut, giliran Bupati Rembang, Jawa Tengah (Jateng), yakni Abdul Hafidz, bersama wakil bupati dan puluhan kepala satuan perangkat daerah (SKPD) datang ke Bumi Blambangan.

Rombongan Bupati Hafidz diterima Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Jumat (16/11) lalu. Pada kesempatan itu, Hafidz terang-terangan mengutarakan tujuannya mengunjungi Banyuwangi. ”Kami ingin daerah kami (Rembang, Red) berkembang seperti Banyuwangi,” ujarnya.

Hafidz menyatakan dirinya beserta jajaran telah mengunjungi dan melihat langsung pelayanan kepada masyarakat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi. Sebanyak 199 layanan asal lintas instansi tersedia MPP yang berlokasi di sebelah timur Taman Sritanjung tersebut. ”Kami telah langsung berbagai pelayanan publik di Banyuwangi. Ini sangat menginspirasi. Tentunya dengan pelayanan terpadu seperti itu, masyarakat akan sangat terbantu. Ini yang ingin kami wujudkan di tempat kami,” akunya.

Bupati Anas mengatakan, MPP merupakan salah satu solusi bagi kondisi geografis Banyuwangi yang luas. Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur dan memiliki sejumlah kecamatan yang berlokasi jauh dari pusat kota.

Selain aspek geografis, imbuh Anas, pendirian MPP terilhami saat dirinya diajak pihak Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpar-RB) mengunjungi institusi pelayanan publik terpadu di Azerbaijan, yakni ASAN Xidmat. ASAN Xidmat telah ditetapkan sebagai yang terbaik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam United Nation Public Service Award (UNPSA). ”Pulang dari sana, hanya dalam satu minggu kami segera mewujudkan dan langsung meresmikan MPP Banyuwangi pada 6 Oktober 2017 lalu,” kata dia.

Sementara itu, setelah bertemu Bupati Anas di pendapa, Bupati Hafidz berkesempatan menonton event Fashion on Pedestrian di kawasan Taman Blambangan. Dia mengaku terkesan dengan langkah Pemkab Banyuwangi menyelenggarakan event peragaan busana di atas trotoar yang mengangkat tema batik khas Banyuwangi tersebut.

”Menarik acaranya, apalagi bisa digelar di taman kota semacam ini. Apalagi, saya melihat masyarakat ikut terlibat dalam kegiatan yang digelar pemerintah. Ini sangat bagus,” pungkas Hafidz.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia